• Sabtu, 18 April 2026

Petugas Pajak Meninggal Dunia! Diduga Kelelahan Akibat Coretax, Netizen Heboh di Media Sosial

Photo Author
Baharudin Gia, Wartajatim.co.id
- Selasa, 18 Maret 2025 | 21:58 WIB
Ilustrasi Coretax yang diduga sebabkan petugas pajak meninggal dunia. (instagram.com/pajakbintan)
Ilustrasi Coretax yang diduga sebabkan petugas pajak meninggal dunia. (instagram.com/pajakbintan)

Baca Juga: Kebijakan Baru Pemkot Batu: Penurunan PBB 2025 Dorong Keringanan Pajak untuk Warga

Ia tiba di kantor sekitar pukul 07.30 WIB dan sempat menjalankan tugasnya.
Namun, tak lama kemudian, ia mengeluh sesak napas serta mengalami muntah-muntah, yang membuat rekan-rekannya segera memberikan pertolongan pertama.

“Lalu dibawa ke rumah sakit di Tanjungpinang. Yang bersangkutan dinyatakan meninggal dunia di rumah sakit di Tanjungpinang pada pukul 09.30 WIB,” tambah Dwi.

Kabar meninggalnya Abang Muhammad segera menyebar luas setelah seorang pengguna X dengan nama akun Minceu Nings mengunggah cuitan tentang kejadian ini pada Jumat malam, 14 Maret 2025, pukul 22.51 WIB.

Baca Juga: Apa Itu Tax Amnesty? Memahami Konsep dan Tujuan Program Pengampunan Pajak

“Korban Coretax ini,” tulis Minceu dalam unggahannya.

Postingan tersebut langsung menarik perhatian warganet dan menjadi viral.

Hingga Sabtu malam, 15 Maret 2025, cuitan itu telah mendapatkan lebih dari 2,5 juta tayangan, 500 lebih unggahan ulang, serta puluhan komentar.

Baca Juga: Indonesia Resmi Terapkan Pajak Minimum Global, Perusahaan Multinasional Wajib Bayar 15%!

Banyak netizen yang mempertanyakan kondisi kerja di KPP Bintan serta efektivitas sistem Coretax yang sedang mengalami gangguan.

Di sisi lain, berbagai tanggapan bermunculan mengenai kondisi kerja di KPP Bintan.

Beberapa unggahan menyebutkan bahwa jumlah pegawai di kantor tersebut sangat terbatas, sehingga beban kerja menjadi lebih berat dari biasanya.

Baca Juga: Wali Kota Surabaya Gandeng DPRD Perkuat Kolaborasi Tingkatkan PAD Lewat Pajak

“Kondisi kami memang kurang ideal. Kami cuma 6 orang pelaksana, sudah semua back office dan TPT,” ungkap seseorang dalam percakapan yang beredar di media sosial.

Sejumlah pihak berharap agar kejadian ini menjadi perhatian bagi instansi terkait guna meningkatkan kualitas sistem kerja serta memastikan kesejahteraan pegawai pajak.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Baharudin Gia

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X