• Sabtu, 18 April 2026

​Presiden Jokowi Tegaskan Keaslian Ijazah, UGM Berikan Dukungan Penuh

Photo Author
Novia Rizky Amelia, Wartajatim.co.id
- Kamis, 17 April 2025 | 09:15 WIB
Potret Mantan Presiden Joko Widodo yang Akan Menindaklanjuti Fitnah Ijazah ke Ranah Hukum (dok. Pinterest/ dailysiacom)
Potret Mantan Presiden Joko Widodo yang Akan Menindaklanjuti Fitnah Ijazah ke Ranah Hukum (dok. Pinterest/ dailysiacom)

WartaJatim.CO.ID- Presiden Joko Widodo akhirnya angkat bicara menanggapi tuduhan ijazah palsu yang kembali mencuat di ruang publik.

Dalam keterangannya kepada awak media, Jokowi menyebut bahwa isu tersebut adalah bentuk fitnah yang terus diulang-ulang tanpa dasar yang kuat.

"Itu fitnah yang diulang-ulang terus. Kemarin Universitas Gadjah Mada sudah menyampaikan semuanya, sudah sangat jelas," kata Jokowi, Kamis (16/4/2025).

Isu mengenai keaslian ijazah Jokowi kembali mencuat seiring maraknya unggahan di media sosial yang mempertanyakan legalitas ijazah Presiden, terutama menyangkut format dan jenis font yang digunakan dalam dokumen tersebut.

Baca Juga: Pemkot Surabaya Dampingi Proses Hukum Kasus Penahanan Ijazah Pekerja

Menanggapi hal ini, Universitas Gadjah Mada (UGM) sebagai institusi tempat Presiden Jokowi menempuh pendidikan, memberikan klarifikasi tegas. Rektor UGM, Prof. Ova Emilia, memastikan bahwa Jokowi benar-benar alumni Fakultas Kehutanan UGM yang lulus tahun 1985.

"Kami memiliki dokumen akademik lengkap yang menunjukkan bahwa Joko Widodo adalah mahasiswa aktif dan lulus dari Fakultas Kehutanan. Ijazah yang dikeluarkan pun resmi dan sah menurut aturan yang berlaku saat itu," ujar Prof. Ova dalam konferensi pers di kampus UGM, Yogyakarta.

Klarifikasi juga datang dari Dekan Fakultas Kehutanan UGM, Sigit Sunarta. Ia menepis tudingan terkait penggunaan jenis font Times New Roman dalam ijazah Jokowi.

Baca Juga: Ijazah Ratusan Mahasiswa Stikom Bandung Ditarik, Pj Gubernur Jabar Bey Machmudin Beri Peringatan Penting

"Font itu sudah lazim dipakai pada masa itu, karena teknologi percetakan memang sudah mengenal Times New Roman sejak era mesin ketik elektronik," jelasnya.

Menariknya, Presiden Jokowi menyatakan bahwa dirinya tidak akan mengambil jalur hukum atas tuduhan yang diarahkan kepadanya.

"Enggak lah, saya enggak akan lapor-lapor. Yang nuduh itu mestinya yang membuktikan," tegasnya.

Baca Juga: Noer Kasanah: Dosen UGM yang Menghadapi Tantangan dalam Pengajuan Guru Besar

Pihak UGM pun berharap klarifikasi ini dapat mengakhiri polemik yang tidak berdasar tersebut.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Karyati Niken Sugesti

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X