Warta Jatim.CO.ID- Tanggal 22 April setiap tahunnya diperingati sebagai Hari Bumi Sedunia, sebuah momentum global untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya menjaga lingkungan hidup.
Di tahun 2025 ini, berbagai lapisan masyarakat Indonesia turut serta dalam memperingati Hari Bumi dengan beragam kegiatan yang bersifat edukatif, simbolis, maupun aksi langsung di lapangan.
Peringatan Hari Bumi tidak hanya menjadi ajang refleksi, tetapi juga kesempatan untuk menginisiasi perubahan melalui langkah-langkah nyata. Di berbagai daerah, warga Indonesia menunjukkan komitmennya dalam melestarikan bumi melalui sejumlah program lingkungan yang inspiratif dan berdampak luas.
Gerakan Penanaman Satu Juta Pohon Matoa
Salah satu program yang menonjol dalam peringatan Hari Bumi tahun ini adalah gerakan penanaman satu juta pohon matoa yang diinisiasi oleh Kementerian Agama DKI Jakarta.
Program ini diluncurkan sebagai bagian dari kampanye "Menanam Harapan, Menjaga Bumi", yang melibatkan partisipasi aktif dari siswa-siswi MIN 17 Kepulauan Seribu.
Pohon matoa dipilih tidak hanya karena nilai ekologisnya, tetapi juga sebagai simbol harapan untuk masa depan yang lebih hijau dan berkelanjutan. Penanaman pohon oleh generasi muda menjadi bentuk investasi lingkungan jangka panjang yang mencerminkan semangat regenerasi dan kepedulian sejak dini.
Baca Juga: Penanaman Pohon Langsep di Lumajang: Aksi Simbolis Peringati Hari Bumi 2025
Partisipasi dalam Earth Hour 2025
Sebagai bagian dari aksi global, masyarakat Indonesia turut berpartisipasi dalam Earth Hour ke-19, yang dilaksanakan pada malam tanggal 22 April 2025.
Dalam kegiatan ini, lampu-lampu dimatikan selama satu jam mulai pukul 20.30 hingga 21.30 WIB. Aksi ini bertujuan untuk mengedukasi masyarakat tentang pentingnya penghematan energi dan peran individu dalam mengurangi jejak karbon.
Meski bersifat simbolis, Earth Hour telah menjadi salah satu gerakan lingkungan yang paling dikenal dan konsisten dalam mengampanyekan gaya hidup yang lebih berkelanjutan.
Kampanye BRANI oleh Seasoldier Indonesia
Komunitas Seasoldier Indonesia menggelar kampanye bertajuk BRANI (Bersih-bersih dan Aksi Nyata Indonesia) yang akan berlangsung di Cibis Park, Jakarta Selatan. Kegiatan ini mengajak masyarakat untuk terlibat langsung dalam membersihkan lingkungan sekaligus meningkatkan kesadaran akan pentingnya pengelolaan sampah.
Melalui kegiatan seperti BRANI, nilai kolaborasi antarwarga dan edukasi lingkungan ditanamkan secara langsung, menjadikan peringatan Hari Bumi sebagai pengalaman yang berdampak dan bermakna.
Restorasi Mangrove di Kawasan Pesisir
Di wilayah pesisir, sejumlah kelompok masyarakat dan lembaga turut mendukung peringatan Hari Bumi dengan melakukan proyek restorasi mangrove. Hutan mangrove memiliki peran strategis dalam menjaga stabilitas ekosistem pesisir, mengurangi risiko abrasi, serta mendukung keanekaragaman hayati laut.
Artikel Terkait
Wakil Bupati Lumajang Yudha Adji Kusuma Berinteraksi Santai dengan Warga di Pemandian Alam Sumber Mrutu
Pembenahan Wisma Lansia Lumajang: Komitmen Bupati Indah untuk Kesejahteraan Lansia
Peringatan Hari Kartini 2025 di Lumajang: Bupati Indah Amperawati Kunjungi Wisma Lansia untuk Menyebarkan Kasih Sayang dan Penghormatan
Pengentasan Kemiskinan Ekstrem di Indonesia: Peran Strategis Kepala Daerah dan Program Pendidikan di Tahun 2025