Inisiatif Gubernur Jawa Barat ini mendapat perhatian dari berbagai kalangan, termasuk pemerhati pendidikan dan psikolog anak.
Beberapa mendukung upaya tegas ini sebagai langkah preventif terhadap kenakalan remaja yang semakin mengkhawatirkan, sementara yang lain mempertanyakan efektivitas pendekatan militer dalam menangani permasalahan psikologis dan sosial pada remaja.
Baca Juga: Dedi Mulyadi Tanggapi Kritik Aura Cinta: Dia Bukan Remaja Lagi, Sudah Kategori Dewasa
Program yang berlangsung selama enam bulan ini akan melibatkan para personel militer berpengalaman yang akan memberikan pembinaan fisik, mental, dan spiritual kepada para siswa.
Mereka juga akan tetap mendapatkan pendidikan akademis agar tidak tertinggal dari kurikulum sekolah reguler.
Kebijakan ini merupakan langkah konkret Pemerintah Jawa Barat dalam mengatasi kenakalan remaja.
Jika terbukti efektif dalam memperbaiki perilaku siswa bermasalah, kebijakan ini diharapkan dapat menjadi model penanganan bagi daerah lain. (SAZ)
Penulis: Sabrina Zainita
Artikel Terkait
Terungkap! 4 Bangunan di Puncak Bogor Disegel Dedi Mulyadi, Simak Alasannya!
Proyek Normalisasi Sungai Bekasi Terhambat! Dedi Mulyadi: “Sungai Disertifikatkan, Ini Jahat!”
Dedi Mulyadi Hapus Utang Pajak Kendaraan Warga Jabar! Simak Kebijakan Menarik Ini!
Dedi Mulyadi Kritik Bupati Indramayu yang Liburan ke Luar Negeri Tanpa Izin: "Bahagia Tidak Mesti di Jepang"
Usai Kasus Pembakaran Mobil Polisi Viral, Dedi Mulyadi Minta Wali Kota Depok Perhatikan Keluarga Pelaku
Disorot karena Nunggak Pajak, Mobil Dedi Mulyadi Tiba-tiba Berubah Plat Jawa Barat