• Sabtu, 18 April 2026

Miris! Warga di TPA Bandung Ditemukan Masak Bangkai Ayam, Dedi Mulyadi Turun Tangan Janji Perbaikan

Photo Author
Novia Rizky Amelia, Wartajatim.co.id
- Selasa, 22 Juli 2025 | 15:00 WIB
Tangkapan layar saat Dedi Mulyadi menjumpai warga yang memasak bangkai ayam di kawasan TPA Sarimukti.   (Youtube/KANGDEDIMULYADICHANNEL)
Tangkapan layar saat Dedi Mulyadi menjumpai warga yang memasak bangkai ayam di kawasan TPA Sarimukti. (Youtube/KANGDEDIMULYADICHANNEL)

wartajatim.co.id – Sebuah pemandangan memilukan terjadi saat Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi mengunjungi kawasan TPA Sarimukti di Kabupaten Bandung Barat. Dalam kunjungan itu, Dedi menemukan seorang ibu dan anaknya yang memasak bangkai ayam yang diambil dari tempat sampah untuk dimakan.

Dalam video yang diunggah melalui kanal YouTube pribadinya, Kang Dedi Mulyadi Channel, tampak suasana rumah semi permanen yang dihuni ibu tersebut. Rumah itu sangat memprihatinkan, kumuh, dikerubungi lalat, dan jauh dari kata layak huni.
Dedi tampak berdialog langsung dengan ibu tersebut.

“Ayamnya sudah dimasak apa ayam masih mentah?” tanya Dedi.“Mentah,” jawab si ibu.“Ada di tempat sampah?” lanjut Dedi yang kemudian mendapatkan jawaban, “Iya.”Ekspresi kaget dan prihatin pun tak bisa disembunyikan dari wajah Gubernur Jabar itu. “Ini mau dimakan? Ya Allah,” ucapnya lirih, menahan getir.

Baca Juga: KDM Beri Nasihat soal Rumah Tangga, Putra Dedi Mulyadi akan Menikah dengan Wabup Garut

Dalam perbincangan lebih lanjut, Dedi mendapati bahwa si ibu belum memiliki beras di rumah. Penghasilan hariannya pun sangat minim, hanya sekitar Rp20 ribu hingga Rp30 ribu per hari. “Sehari ibu dapat berapa di sini?” tanya Dedi. “Cuma Rp20 ribu, paling gede Rp30 ribu,” jawabnya polos.

Melihat kondisi tersebut, Dedi Mulyadi berkomitmen untuk segera menata kawasan permukiman warga di sekitar TPA Sarimukti. “Rumah-rumah di sini kumuh. Nanti dalam waktu tidak terlalu lama semuanya akan saya rapikan, bereskan, dan nanti rumah-rumah kumuhnya akan ditata,” ungkapnya.

Selama proses penataan berlangsung, warga akan dicarikan kontrakan sementara di sekitar kawasan tersebut. “Selama ini ditata, mereka akan cari kontrakan di sekitar sini,” tambahnya.

Baca Juga: Sindiran Sejuk Dedi Mulyadi ke Pramono Anung soal Bandung Macet: “Tapi Udara Kita Dingin!”

Kunjungan ini menjadi pengingat menyakitkan bahwa kemiskinan ekstrem masih nyata di sekitar kita. Reaksi publik pun bermunculan, menunjukkan empati serta mendorong langkah-langkah nyata untuk membantu mereka yang hidup dalam keterbatasan.

(DP)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Novia Rizky Amelia

Sumber: promedia

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X