WartaJatim.CO.ID — Penyidikan kasus kematian diplomat Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) Arya Daru Pangayunan memasuki tahap akhir.
Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) dan Komnas HAM mendatangi Polda Metro Jaya hari ini untuk memantau perkembangan penyelidikan, termasuk hasil autopsi dan temuan laboratorium forensik.
Choirul Anam, anggota Kompolnas, menyatakan bahwa pertemuan ini bertujuan mengevaluasi kesesuaian prosedur penyidikan.
"Kami ingin memastikan prosesnya transparan dan berdasarkan pendekatan saintifik," ujarnya. Beberapa ahli turut dihadirkan untuk memaparkan temuan, termasuk hasil autopsi dan analisis forensik.
Baca Juga: Kriminolog: Wajah Tertutup Lakban, Kematian Diplomat Arya Daru Dinilai Sarat Kejanggalan
Kepala Subbidang Penerangan Polda Metro Jaya, AKBP Reonald Simanjuntak, sebelumnya mengonfirmasi bahwa hasil laboratorium forensik telah diterima penyidik.
"Kami masih melakukan sinkronisasi data untuk memastikan keakuratan kesimpulan," jelasnya.
Sejumlah temuan baru terkait kasus ini mulai terungkap, antara lain:
- Lakban Kuning: Berdasarkan keterangan istri dan rekan korban, lakban tersebut biasa digunakan pegawai Kemenlu untuk menandai barang sebelum bertugas ke luar negeri. Arya Daru rencananya akan ditempatkan di Finlandia akhir Juli 2025.
- Telepon Seluler Hilang: Salah satu ponsel korban tidak ditemukan di TKP, namun data di dalamnya telah terhubung dengan laptop milik Arya, memungkinkan penyidik mengakses informasi penting.
- Tas di Tangga Darurat Kemenlu: Sebuah tas berisi rekam medis korban ditemukan di tangga menuju rooftop Gedung Kemenlu sehari setelah kematiannya.
Kriminolog UI, Adrianus Meliala, menduga kasus ini mengarah pada bunuh diri berdasarkan fakta yang terungkap. Namun, sosiolog kriminal UGM, Soeprapto, menyoroti kemungkinan keterlibatan pihak lain.
"Plastik dan lakban bisa menjadi alat pembunuh jika ada zat melumpuhkan. Ponsel yang hilang juga patut diwaspadai," katanya.
Penyidik telah memeriksa 15 saksi dan mengumpulkan rekaman CCTV dari 20 titik terkait. Rapat koordinasi dengan ahli hari ini diharapkan mempercepat pengambilan kesimpulan. "Kami akan mengumumkan hasil resmi dalam waktu dekat," tegas Reonald.
Baca Juga: Rekaman CCTV Berbeda Bikin Geger! Polda Metro Selidiki Dugaan Kamera Digeser di Kasus Diplomat Arya
Arya Daru ditemukan tewas di kamar kosnya di Menteng, Jakarta Pusat, pada 8 Juli 2025. Saat ditemukan, wajahnya tertutup plastik dan terlilit plakban kuning, dengan pintu dan jendela terkunci dari dalam. Istrinya yang berada di Yogyakarta melaporkan kejadian setelah tidak bisa menghubungi suaminya.
Artikel Terkait
Fakta Mengejutkan Kematian Arya Daru, Diplomat Muda Kemlu RI yang Ditemukan Tak Bernyawa di Menteng
Jenazah Diplomat Arya Daru Pangayunan Dimakamkan di Yogyakarta, Keluarga Ungkap Kenangan yang Mengharukan
Polisi Ungkap Fakta Baru Kematian Diplomat Muda: Bukan Perampokan, Tapi Ada Dugaan Kekerasan
Kasus Misterius, Diplomat Kemlu Arya Daru Ditemukan Terlilit Lakban di Menteng
Diplomat Tewas Mengerikan di Kos Menteng, Kapolri Turun Tangan: Kami Akan Ungkap!