wartajatim.co.id - Mantan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Abraham Samad, menjalani pemeriksaan di Polda Metro Jaya pada Rabu, 13 Agustus 2025. Kehadirannya merupakan respons atas panggilan kepolisian terkait konten podcast yang membahas dugaan ijazah palsu Presiden Joko Widodo (Jokowi).
Abraham mengatakan kehadirannya adalah bentuk kepatuhan pada hukum dan contoh bagi masyarakat. “Saya ingin memberi contoh bahwa kita akan patuh menghadapi berbagai macam panggilan yang sifatnya pro justitia,” ujarnya di Polda Metro Jaya.
Menurutnya, panggilan tersebut dipicu oleh konten di kanal YouTube pribadinya, di mana ia mengangkat isu tersebut melalui pemberitaan, diskusi, dan kritik.
Abraham menegaskan bahwa seluruh materi yang dipublikasikan memiliki tujuan edukasi dan pencerahan publik.
Baca Juga: Abraham Samad Pastikan Hadir Diperiksa Polda Metro Jaya soal Dugaan Ijazah Palsu Jokowi
“Apa yang saya lakukan di podcast dianggap punya nilai pidana, sehingga saya dipanggil. Ini bentuk kriminalisasi terhadap pembungkaman kebebasan berpendapat dan kebebasan berekspresi,” tegasnya.
Mantan pimpinan KPK periode 2011–2015 itu juga menolak tudingan bahwa podcastnya bersifat hiburan. “Podcast saya bukan berisi konten yang tidak berpendidikan atau sifatnya entertainment,” katanya.
Ia menganggap pemanggilan ini sebagai penyempitan ruang demokrasi yang membahayakan hak warga negara. Bahkan, ia menegaskan akan melawan jika kelak dijadikan tersangka.
Baca Juga: Terbentur Agenda 17 Agustus, Roy Suryo cs Minta Tunda Pemeriksaan Kasus Ijazah Palsu Jokowi di Polda
“Ini bukan tentang saya, ini nasib seluruh rakyat Indonesia yang mendambakan kebebasan berpendapat dan berekspresi,” tandasnya. Dalam rangkaian pemeriksaan pekan ini, Abraham menjadi satu-satunya pihak yang hadir, sedangkan sembilan orang lain yang dijadwalkan diperiksa memilih menunda.
(FN)
Artikel Terkait
Dugaan Ijazah Palsu Jokowi? Mahfud MD: Tak Pengaruhi Kebijakan Anaknya, Gibran
Kasus Dugaan Ijazah Palsu Jokowi, Polda Metro Klarifikasi UGM dan SMAN 6 Solo
'Ada Agenda yang Tidak Bisa Ditinggal' Yakup Hasibuan Bantah Jokowi Sempat Absen Pemeriksaan soal Dugaan Ijazah Palsu karena Kesehatan
Jelang Diperiksa di Polda Metro, Silfester Dapat Telepon dari Jokowi: Survei Buktikan Ijazah Tak Dipercaya Palsu
Roy Suryo Siap Rilis Buku Dugaan Ijazah Palsu Jokowi di Hari Kemerdekaan
Ahmad Khozinudin Sindir Ketidakhadiran Jokowi di Pemeriksaan Ijazah Palsu: “Kita Jadi Bingung