• Sabtu, 18 April 2026

Legislator Jatim Puguh Angkat Suara soal Program Magang 20 Ribu Fresh Graduate, Ini yang Jadi Sorotan

Photo Author
Shintiya Yulia Frantika, Wartajatim.co.id
- Jumat, 19 September 2025 | 18:58 WIB
Program magang 20 ribu fresh graduate diapresiasi Puguh Wiji Pamungkas sebagai solusi atasi pengangguran. (Foto: Instagram/puguharema)
Program magang 20 ribu fresh graduate diapresiasi Puguh Wiji Pamungkas sebagai solusi atasi pengangguran. (Foto: Instagram/puguharema)

WartaJatim.CO.ID - Pemerintah pusat resmi meluncurkan program magang untuk 20 ribu fresh graduate sebagai bagian dari stimulus ekonomi 2025.

Langkah ini mendapat apresiasi dari Anggota Komisi E DPRD Jawa Timur, Puguh Wiji Pamungkas.

Puguh menilai kebijakan tersebut bisa menjadi solusi nyata atas permasalahan bangsa yang kian kompleks, mulai dari sulitnya akses lapangan kerja, meningkatnya kasus pemutusan hubungan kerja (PHK), hingga daya beli masyarakat yang menurun.

Baca Juga: Bupati Mojokerto Gus Bupati Pantau Proyek Strategis Jembatan Talunbrak dan Sekolah

“Saya pikir ini bagian dari solusi konkrit permasalahan bangsa. Kita tahu bersama salah satu penyebab semakin memburuknya ekonomi dan sosial adalah sulitnya lapangan pekerjaan," ujar Puguh, Jumat, 19 September 2025.

"Masyarakat butuh solusi nyata, dan program ini bisa memberi harapan,” lanjutnya.

Ia menambahkan, meski kuota hanya 20 ribu peserta dengan durasi magang maksimal satu tahun, kebijakan tersebut tetap berpotensi memberikan stimulus untuk menghidupkan kembali roda perekonomian, khususnya dari lapisan bawah.

Lebih lanjut, Puguh menegaskan bahwa Jawa Timur sebagai provinsi dengan jumlah penduduk terbesar kedua di Indonesia masih menghadapi angka pengangguran yang tinggi, lebih dari satu juta jiwa.

Baca Juga: Gubernur Jawa Timur Borong Pisang Agung Lumajang, Dorong Pedagang Kecil dan Branding Kota

Karena itu, ia berharap program ini benar-benar bisa menjawab kebutuhan mendesak masyarakat akan lapangan kerja, terutama bagi generasi muda.

“Harapannya program ini bisa membantu mengurangi pengangguran di Jatim. Anak-anak muda kita butuh ruang untuk berkembang, bukan hanya menunggu kesempatan yang semakin sempit,” pungkasnya.

(***)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Shintiya Yulia Frantika

Sumber: WartaJatim.co.id

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X