• Sabtu, 18 April 2026

Dr. Puguh Wiji Pamungkas Ajak Umat Bangkitkan Ekonomi Berbasis Nilai Islam

Photo Author
Arvendo Mahardika, Wartajatim.co.id
- Minggu, 14 September 2025 | 10:30 WIB
Dr. Puguh Wiji Pamungkas menyampaikan kajian Membangkitkan Ekonomi Umat di Masjid Baiturrahmah Malang, Minggu, 14 September 2025. (Foto: Tangkapan layar YouTube/Baiturrahmah Indonesia)
Dr. Puguh Wiji Pamungkas menyampaikan kajian Membangkitkan Ekonomi Umat di Masjid Baiturrahmah Malang, Minggu, 14 September 2025. (Foto: Tangkapan layar YouTube/Baiturrahmah Indonesia)

WartaJatim.CO.ID - Kajian Subuh di Masjid Baiturrahmah, Jl. Danau Singkarak Raya E1 Sawojajar, Malang, Minggu, 14 September 2025, menghadirkan penceramah Puguh Wiji Pamungkas, anggota DPRD Jawa Timur sekaligus Presiden Nusantara Gilang Gemilang.

Pada kesempatan itu, ia menyampaikan tema “Membangkitkan Ekonomi Umat.”

Dalam ceramahnya, Dr. Puguh menyebut bahwa umat Islam saat ini hidup di zaman yang luar biasa, sekitar 14 abad setelah masa Rasulullah SAW.

Baca Juga: Wamen ESDM Beberkan Alasan BBM Non-Subsidi di SPBU Swasta Mulai Langka

Ia menegaskan, Rasulullah bersama para sahabat telah menempatkan Islam bukan hanya sebagai ritual ibadah, tetapi juga sebagai sistem kehidupan yang menyeluruh.

“Islam itu sebuah sistem yang menyentuh seluruh sendi kehidupan manusia. Konsepsi yang telah dicontohkan Nabi Muhammad SAW patut kita jadikan teladan paripurna. Kita harus terus berikhtiar mengimplementasikannya, 14 abad setelah beliau,” ujar Dr. Puguh.

Menurutnya, kebangkitan ekonomi umat adalah isu penting yang harus diperkuat bersama.

Kekuatan ekonomi, kata dia, merupakan instrumen untuk meneguhkan posisi Islam dalam kehidupan zaman sekarang.

Baca Juga: Perbankan Stabil, OJK Dorong Relaksasi Kredit UMKM dan Larangan Blokir Rekening Sepihak

Ia menambahkan, salah satu wujud dari keimanan dan kesalehan yang paripurna adalah kemampuan mentransformasi nilai-nilai Al-Qur’an menjadi semangat yang mampu menggairahkan ekonomi umat.

Dalam penjelasannya, Dr. Puguh mengutip pemikiran Al-Farabi mengenai syarat sebuah negara dapat menjadi great state.

Pertama, adanya pemimpin yang mampu memahami kebutuhan umat.

Kedua, adanya warga negara yang hebat.

Baca Juga: Prabowo Resmikan Badan Industri Mineral, Brian Yuliarto Dilantik, Bahlil Beberkan Perbedaan dengan ESDM

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Arvendo Mahardika

Sumber: YouTube Baiturrahmah Indonesia

Tags

Artikel Terkait

Terkini

IHSG Diprediksi Sideways, Waspadai Tekanan Global

Kamis, 16 April 2026 | 10:06 WIB

Harga Emas Antam Anjlok, Buyback Tertekan Tajam

Jumat, 27 Maret 2026 | 15:02 WIB
X