• Sabtu, 18 April 2026

KBRI Dhaka Siapkan Rencana Kontinjensi untuk Lindungi WNI di Nepal

Photo Author
Novia Rizky Amelia, Wartajatim.co.id
- Senin, 29 September 2025 | 17:29 WIB
Juru Bicara Kemlu, Judha Nugraha (kiri) pastikan KBRI Dhaka siapkan rencana kontinjensi demi lindungi WNI yang masih tinggal di Nepal. (Instagram/peduliwni)  (Instagram/peduliwni)
Juru Bicara Kemlu, Judha Nugraha (kiri) pastikan KBRI Dhaka siapkan rencana kontinjensi demi lindungi WNI yang masih tinggal di Nepal. (Instagram/peduliwni) (Instagram/peduliwni)

wartajatim.co.id - Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Luar Negeri (Kemlu) memastikan langkah perlindungan maksimal bagi warga negara Indonesia (WNI) yang masih berada di Nepal. Dari total 134 WNI di negara itu, sebanyak 56 tercatat sebagai penduduk tetap, sementara sisanya merupakan wisatawan yang sedang dipulangkan secara bertahap.

Juru Bicara Kemlu, Judha Nugraha, menegaskan bahwa perhatian pemerintah tidak hanya difokuskan pada proses repatriasi WNI wisatawan, tetapi juga terhadap mereka yang bermukim di Nepal dalam jangka panjang.

“Tentu, jadi KBRI Dhaka sudah menyusun rencana kontijensi,” ungkap Judha di Jakarta, Sabtu (13/9/2025).

Baca Juga: Tom Lembong Soroti Aksi Demo Agustus 2025: RI Alami Down Cycle, Dibandingkan dengan Nepal hingga Filipina

Ia menambahkan, penyusunan strategi itu bertujuan untuk mengantisipasi kemungkinan eskalasi situasi di Nepal. “Ini rencana kontijensi untuk pelindungan warga negara Indonesia mengantisipasi jika terjadi eskalasi lebih lanjut,” jelasnya.

Sebagai pos diplomasi terdekat yang juga memiliki akreditasi untuk Nepal, Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Dhaka berperan penting dalam memastikan keselamatan WNI.

Rencana kontinjensi tersebut mencakup mekanisme komunikasi darurat, penetapan titik evakuasi alternatif, hingga koordinasi intensif dengan otoritas setempat.

Baca Juga: Kemlu RI Intensif Koordinasi dengan Peru, Usut Tuntas Kematian Staf KBRI Zetro Leonardo

Sementara itu, untuk WNI wisatawan, pemerintah telah memulai proses pemulangan sejak 11 September. Dari 78 orang yang tercatat, sebanyak 57 sudah kembali ke Indonesia hingga Sabtu (13/9). Sisanya dijadwalkan pulang bertahap hingga 18 September 2025.

Dengan langkah ini, pemerintah berharap semua WNI di Nepal, baik yang menetap maupun yang sudah kembali ke tanah air, tetap mendapatkan jaminan perlindungan dan rasa aman.

(FN)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Novia Rizky Amelia

Sumber: promedia

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X