“Kita temukan jenis senjatanya mainan, ada tulisan-tulisan tertentu yang itu juga menjadi bagian yang kita dalami untuk motif,” tuturnya.
Di sisi lain, Mensesneg Prasetyo Hadi memastikan bahwa Presiden Prabowo Subianto telah menerima laporan terkait insiden ini. Presiden disebut menunjukkan keprihatinan dan menekankan pentingnya penguatan kewaspadaan di lingkungan sekolah dan masyarakat.
“Beliau bereaksi untuk prioritas penanganan korban dan menyampaikan bahwa peristiwa ini jadi peringatan kita semua, mari waspada, peduli terhadap lingkungan,” katanya.
Penanganan korban juga turut menjadi perhatian Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyatakan bahwa seluruh biaya pengobatan korban akan ditanggung sepenuhnya oleh pemerintah daerah.
“Pemerintah DKI akan hadir untuk semua hal yang berkaitan dengan tanggungan di rumah sakit, sepenuhnya akan menjadi tanggung jawab pemerintah DKI,” tegasnya saat mendampingi penanganan korban di RS Islam Cempaka Putih.
Sebagai bagian dari upaya membantu keluarga dan memastikan proses pemulihan berjalan maksimal, kepolisian membuka dua posko pendampingan, masing-masing di Rumah Sakit Yarsi dan Rumah Sakit Islam Cempaka Putih.
Baca Juga: Diduga Akibat Kebocoran Gas, Ledakan di Pertamina Subang Lukai Dua Karyawan
Langkah ini diambil untuk memberikan akses informasi serta dukungan psikologis kepada keluarga korban. Hingga kini, penyelidikan masih berlangsung untuk mengungkap motif di balik aksi yang mengagetkan dunia pendidikan tersebut.
Aparat menekankan bahwa hasil penuh dari investigasi akan disampaikan setelah bukti-bukti terkumpul dan pemeriksaan terhadap terduga pelaku selesai.
“Semua akan dijelaskan setelah informasi dan hasil penyelidikan lengkap,”ujar Kapolri.
(CN)
Artikel Terkait
AS Tuding Iran Produksi Bom Nuklir dalam Hitungan Pekan ke Depan, Usai Diadakannya Rapat Intelijen
Pesawat Saudi Arabia SV 5688 Mendarat Darurat di Kualanamu, Ancaman Bom Kembali Ganggu Penerbangan ke Indonesia
Canggih! Robot Pintar Polri Muncul di HUT Bhayangkara, Prabowo Disambut Hormat dan Aksi Deteksi Bom
Heboh Teriakan Bom di Kabin Pesawat Jakarta-Medan, Penumpang Panik dan Penerbangan Tertunda!
Fakta Terbaru Teror Bom di 3 Sekolah Internasional Tangsel–Jakut: Nomor Asal Nigeria, Minta Tebusan Rp497 Juta
Motif Mengejutkan! Dua Pemuda Lempar Bom Molotov ke 6 Pos Polisi di Yogyakarta Gara-Gara Konten Medsos!