• Sabtu, 18 April 2026

Orang Tua Korban Ledakan SMAN 72 Pertanyakan Kepastian Bantuan Pemerintah untuk Biaya Pengobatan

Photo Author
Novia Rizky Amelia, Wartajatim.co.id
- Kamis, 13 November 2025 | 14:30 WIB
Salah satu orang tua korban ledakan SMAN 72 pertanyakan kejelasan tanggungan biaya pengobatan dari pemerintah.  (Instagram/sma72jakarta)
Salah satu orang tua korban ledakan SMAN 72 pertanyakan kejelasan tanggungan biaya pengobatan dari pemerintah. (Instagram/sma72jakarta)

WartaJatim.CO.ID — Salah satu orang tua korban ledakan di SMAN 72 Kelapa Gading, Jakarta Utara, menyuarakan kekhawatiran soal kejelasan tanggungan biaya pengobatan yang dijanjikan pemerintah.

Andre, orang tua dari salah satu siswa korban, mengaku hingga kini belum mendapat kepastian hingga kapan biaya perawatan anaknya akan ditanggung pemerintah. Ia menilai komunikasi dari pihak berwenang masih minim, padahal kondisi anaknya memerlukan perawatan jangka panjang.

Korban ledakan ini katanya ditanggung oleh pemerintah, tapi saya juga enggak tahu sampai kapan ditanggungnya,” ujar Andre kepada wartawan, Selasa (11/11/2025).

Andre menuturkan anaknya mengalami luka parah dan membutuhkan waktu lama untuk pulih. Ia khawatir biaya pengobatan akan terus membengkak seiring lamanya proses pemulihan.

Baca Juga: Soal Ledakan SMAN 72 Jakarta, Pramono Anung: Pemerintah DKI Sangat Berduka dan Siap Tanggung Semua Korban

“Karena ini masalah anak saya, lukanya sangat-sangat parah. Tidak mungkin satu atau dua tahun sudah sembuh,” lanjutnya.

Lebih jauh, Andre menyebut belum ada pejabat pemerintah yang datang langsung menemuinya untuk memastikan detail bantuan.

“Dari pihak pemerintah sampai sekarang, Alhamdulillah, tidak ada yang menemui saya. Baik dari Pemprov DKI, Kapolri, atau Kapolda,” ucapnya.

Menurut Andre, kepastian soal tanggungan biaya sangat penting bagi masa depan anaknya yang masih punya cita-cita besar.

Baca Juga: Polisi Ungkap Fakta Baru Ledakan SMAN 72 Jakarta, Pastikan Pelaku Tak Terlibat Terorisme

“Saya ingin memastikan, anak saya juga punya masa depan. Jangan sampai cita-citanya tenggelam begitu saja,” katanya.

Sebelumnya, pemerintah telah menyatakan komitmen untuk menanggung seluruh biaya pengobatan korban ledakan SMAN 72. Menteri Sosial Gus Ipul menegaskan pihaknya akan mendukung korban hingga masa pemulihan selesai.

“Kemensos akan memberikan dukungan, mulai dari rehabilitasi, masa pemulihan, sampai jika diperlukan dengan program pemberdayaan,” ujar Gus Ipul usai menjenguk korban, Minggu (9/11/2025).

Senada, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menegaskan seluruh biaya rumah sakit korban ledakan akan ditanggung pemerintah daerah.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Novia Rizky Amelia

Sumber: promedia

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X