WartaJatim.CO.ID - Suasana mencekam sempat menyelimuti warga Pamulang, Tangerang Selatan, usai ledakan dahsyat mengguncang kawasan Jalan Talas II, RT 03/RW 01, Kelurahan Pondok Cabe Ilir, pada Jumat dini hari, 12 September 2025.
Ledakan yang terdengar sekitar pukul 05.15 WIB itu mengakibatkan tiga rumah porak-poranda dan sepuluh rumah lain di sekitarnya mengalami kerusakan cukup serius.
Tragedi tersebut tidak hanya menimbulkan kepanikan, tetapi juga memaksa 54 warga dari 16 keluarga harus meninggalkan rumah mereka untuk mengungsi di Mushola Da’arun Naim.
Dari peristiwa itu, tujuh orang mengalami luka-luka dan dilarikan ke Rumah Sakit Hermina serta RS Tarakan. Ironisnya, seorang korban bernama Agus meninggal dunia pada Jumat, 19 September 2025, setelah seminggu berjuang melawan luka bakar yang mencapai 90 persen.
Baca Juga: Diduga Akibat Kebocoran Gas, Ledakan di Pertamina Subang Lukai Dua Karyawan
Warga Sempat Duga Meteor Jatuh
Di balik hiruk-pikuk evakuasi, cerita mengenai detik-detik ledakan turut diungkapkan Mahmud (64), salah seorang korban yang rumahnya hancur total. Ia mengaku mendengar suara ledakan yang sangat keras hingga membuat atap rumahnya roboh.
“Meledak kencang banget. Batu-batu pada mental tuh,” ucap Mahmud saat ditemui wartawan di lokasi kejadian.
Mahmud juga menuturkan, dirinya sempat terhenti ketika hendak menunaikan salat Subuh lantaran mendengar suara ledakan yang begitu mengejutkan. ”(Saya) sudah ambil wudhu tapi nggak jadi shalat (Subuh) karena dengar suara ledakan itu,” tambahnya.
Usai ledakan, suasana rumah Mahmud berubah gelap akibat abu yang menutupi area sekitar. Hal itu membuat ia dan keluarganya buru-buru menyelamatkan diri keluar rumah. “Kondisi gelap habis itu, karena abunya kan. Untungnya sudah bangun semua,” jelasnya.
Baca Juga: Ledakan Dahsyat! Gunung Lewotobi Meletus Usai 50 Gempa Bertubi-tubi, Ini Kronologi Lengkapnya
Karena kondisi yang tidak biasa, muncul dugaan di kalangan warga bahwa ledakan disebabkan meteor yang jatuh. “Tadi kata orang-orang kayak meteor, cuma enggak tahu juga saya, belum ketahuan karena apa,” ungkap Mahmud penuh ragu.
Fakta Terkuak: Bukan Meteor, Melainkan Gas Bocor
Artikel Terkait
Dengar Suara Ledakan, Gudang Tiner Terbakar: Narasumber Ungkap Kondisi Mencekam
Sang Anak yang Ayahnya Menjadi Korban Ledakan Amunisi di Garut Membantah: Ayahnya Tidak Memulung Sisa Bahan Peledak
Ledakan Dahsyat Sumur Minyak Pertamina Subang! Kebocoran Gas Sebabkan Dua Petugas Terluka
Kemenperin Soroti Pembatasan Gas HGBT, Ratusan Pekerja Pabrik Keramik Dirumahkan
Kemenperin Terima 10 Aduan Gangguan Suplai Gas HGBT, Bentuk Pusat Krisis untuk Jaga Industri