WartaJatim.co.id - Media sosial diramaikan dengan beredarnya video yang memperlihatkan ribuan sepeda motor, mulai dari motor trail hingga motor listrik, yang diduga menjadi kendaraan operasional program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Dalam video yang viral, tampak deretan motor masih terbungkus rapi dan diangkut menggunakan kendaraan besar. Sorotan publik semakin meningkat karena motor tersebut terlihat ditempeli logo Badan Gizi Nasional (BGN).
Kepala BGN Beri Penjelasan
Menanggapi viralnya video tersebut, Kepala BGN, Dadan Hindayana, membenarkan bahwa motor tersebut merupakan bagian dari pengadaan resmi.
Ia menjelaskan bahwa kendaraan tersebut direncanakan dalam anggaran tahun 2025 untuk mendukung operasional program MBG di berbagai daerah.
Baca Juga: PMI Asal Majalengka Tewas di Kamboja, Sempat Telepon Keluarga Minta Tolong
“Pengadaan motor ini memang masuk dalam anggaran 2025. Fungsinya untuk mendukung operasional Kepala SPPG,” ujarnya dalam keterangan resmi, Selasa, 7 April 2026.
Untuk Operasional Kepala SPPG
Menurut Dadan, motor tersebut akan digunakan oleh Kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) guna menunjang distribusi dan pengawasan program MBG di lapangan.
Pengadaan kendaraan ini disebut sebagai bagian dari upaya memperkuat efektivitas pelaksanaan program di seluruh Indonesia.
Belum Didistribusikan
Meski sudah terlihat dalam jumlah besar, Dadan menegaskan bahwa motor tersebut belum dibagikan secara resmi.
Baca Juga: Polemik Parkir RSUD Cibinong Meluas, Vendor Diduga Datangi Rumah Pengunggah Video
Ia menjelaskan bahwa seluruh unit masih harus melalui proses administrasi sebagai Barang Milik Negara (BMN) sebelum didistribusikan.
Artikel Terkait
BGN Ajukan Tambahan Anggaran Rp28,63 Triliun untuk MBG, Dapat Teguran dari DPR soal Prosedur
Serapan Anggaran MBG Tembus 61 Persen, BGN Prediksi Kebutuhan Tambahan Rp29,5 Triliun di 50 Hari Terakhir
Ramai Isu Keterlambatan Gaji Petugas MBG, BGN Pastikan Pembayaran Cair Paling Lambat Pekan Ini
BGN Ungkap 48% Kasus Keracunan Berasal dari MBG, DPR Geram dan Tuntut Perbaikan Tata Kelola Secepatnya
MBG 2025 Sentuh 44 Juta Anak! BGN Beberkan Anggaran Raksasa Rp335 Triliun untuk Tahun Depan
BGN Larang SPPG PHK Relawan Dapur meski Penerima Manfaat MBG Berkurang