Selain itu, ia juga memberikan masukan agar pihak penyelenggara lebih memperhatikan kualitas makanan, termasuk sanitasi dan proses pengolahan.
Berakhir Damai, Sudah Saling Minta Maaf
Meski sempat memicu polemik, kedua pihak diketahui telah bertemu dan menyelesaikan masalah secara kekeluargaan.
Pihak SPPG disebut telah menyampaikan permintaan maaf atas kejadian tersebut, termasuk terkait kualitas menu yang dinilai kurang maksimal.
Baca Juga: 155 Siswa di Anambas Diduga Keracunan MBG, Puluhan Masih Dirawat Intensif
Di sisi lain, orang tua tersebut juga mengakui bahwa cara penyampaiannya mungkin kurang tepat.
Jadi Evaluasi Layanan Program MBG
Kasus ini menjadi pengingat pentingnya komunikasi yang bijak, terutama dalam program pelayanan publik seperti MBG.
Selain kualitas makanan, respons terhadap kritik juga menjadi bagian dari kepercayaan masyarakat terhadap program pemerintah.
Baca Juga: Viral Kakek Tukang Ojek di Baturaja Diduga Rayu Siswi SMP, Korban Sempat Menangis
Evaluasi dari kedua sisi, baik penyedia layanan maupun penerima manfaat dinilai penting agar program berjalan lebih baik ke depannya.
(NR)
Artikel Terkait
Viral Sisa MBG Dikumpulkan untuk Pakan Ternak, Guru Sebut agar Tak Terbuang Sia-sia
72 Siswa Diduga Keracunan MBG di Duren Sawit, Operasional SPPG Pondok Kelapa 2 Dihentikan
Viral Ribuan Motor Berlogo BGN, Disebut untuk Operasional Program MBG
Menu MBG Diduga Tak Layak, Siswa SMPN 1 Dayeuhkolot Kembalikan Makanan
Viral Pedagang di Tebet Pakai Nama ‘MBG’, Ternyata Cuma Strategi Branding
Viral Cara Tegas Kepsek Uji Menu MBG, Tantang SPPG Habiskan Makanan Sebelum Dibagikan