Baca Juga: Wakil Bupati Malang Hadiri Penutupan Kongres II Aktivis Peneleh di Singosari
Pada titik-titik ini, petugas akan ditempatkan secara strategis untuk memastikan kelancaran lalu lintas.
Pengelolaan lalu lintas akan dilakukan secara lebih komprehensif dibandingkan tahun-tahun sebelumnya untuk meningkatkan kelancaran arus mudik dan balik.
Diharapkan langkah ini dapat membantu masyarakat mencapai tujuan mereka dengan lebih cepat dan nyaman.
Tak hanya jalur darat, pengelolaan arus mudik juga akan diperhatikan di sektor pelabuhan dan bandara.
Beberapa pelabuhan utama seperti Merak-Bakauheni dan Ketapang-Gilimanuk akan mendapat perhatian khusus agar arus penyeberangan tetap lancar.
Penempatan petugas serta penambahan armada kapal feri juga akan dilakukan guna mencegah antrean panjang yang kerap terjadi di musim mudik.
Baca Juga: Khofifah Indar Parawansa Terpilih Sebagai Ketua Umum di Kongres XVIII Muslimat NU
“Termasuk juga pelabuhan penyeberangan di Bakauheni-Merak dan Banyuwangi akan kita kelola.
Tidak ketinggalan juga stasiun dan bandara yang menjadi tujuan utama pemudik,” tambahnya.
Petugas juga akan bekerja sama dengan pihak terkait untuk memastikan kelancaran serta keamanan selama periode mudik berlangsung.
Dengan strategi One Way Nasional dan manajemen lalu lintas yang lebih ketat, Korlantas Polri berharap pelaksanaan Operasi Ketupat 2025 dapat berjalan lebih efektif dalam mengurangi kemacetan dan meningkatkan kenyamanan pemudik.
Baca Juga: Pemkot Malang Gelar Diseminasi Indeks Pengelolaan Aset Daerah untuk Cegah Korupsi
Upaya ini juga akan terus dievaluasi dan disesuaikan dengan kondisi di lapangan agar dapat memberikan hasil yang maksimal.
Artikel Terkait
Mudik Aman, Polres Malang Siap Bantu Pengamanan
Ketahui Tentang Pelacak Penerbangan Flightradar24 Untuk Keperluan Mudik 2024
Pemetaan Titik Rawan Mudik: Liburan Lebaran 2024
32 Lokasi Parkir Gratis di Malang, Mudik Makin Nyaman!
Ayo Ikut! Program Mudik Gratis 2024