WartaJatim.CO.ID - Pengacara Razman Arif Nasution menegaskan bahwa ia tidak akan mencabut laporan penganiayaan yang diajukan terhadap Nikita Mirzani, meskipun ia merasa prihatin atas penahanan aktris tersebut.
Penegasan ini disampaikan setelah Nikita ditahan terkait dugaan pemerasan, pengancaman, dan tindak pidana pencucian uang (TPPU), yang dapat mengancamnya dengan hukuman hingga 20 tahun penjara.
Razman sebelumnya melaporkan Nikita terkait kasus yang melibatkan Vadel Badjideh dan Lolly.
Baca Juga: Reza Gladys: Penangkapan Nikita Mirzani Tak Berpengaruh, Tak Ada Dendam di Hati
Meskipun situasi hukum yang dihadapi Nikita semakin serius, Razman tetap bersikeras untuk melanjutkan proses hukum yang telah dimulainya.
"Pertanyaannya apakah saya prihatin atau tidak lalu kemudian saya mencabut laporan saya karena dia jadi di tahanan sekarang dengan hukuman yang menurut saya ancaman hukumannya sampai 20 tahun?" ujar Razman, seperti yang dikutip dari YouTube Intens Investigasi pada Rabu, 5 Maret 2025.
Ia menegaskan bahwa keputusan untuk tidak mencabut laporan diambil setelah berkoordinasi dengan keluarga dan anak-anaknya.
Baca Juga: Akurat! Razman Arif Nasution Berkomentar Soal Penahanan Nikita Mirzani
Razman menjelaskan bahwa tindakan yang diambilnya bertujuan untuk memberikan efek jera kepada Nikita Mirzani agar tidak bertindak semena-mena terhadap orang lain.
Ia juga meyakini bahwa Nikita akan segera ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus yang dilaporkannya.
"Tadi saya telepon penyidiknya, Imam Ghozali mengatakan, sudah dua kali kita panggil tidak datang," ungkap Razman, dikutip dari YouTube Mantra News pada Selasa, 4 Maret 2025.
Baca Juga: Nikita Mirzani Ditahan, Lolly Ajukan Surat Penangguhan ke Polda
Ia menambahkan bahwa kasus tersebut akan segera naik ke tahap penyidikan.
Lebih lanjut, Razman mengungkapkan kemungkinan bahwa Nikita Mirzani akan dijemput paksa jika terus mengabaikan panggilan dari pihak kepolisian.
"Jadi begitu kelar, naik sidik, dipanggil tidak datang sekali, dua, jemput paksa. Itu harus jadi, nggak bisa enggak, itu informasi terakhir," imbuhnya.