“Langkah penggeledahan dilakukan untuk mencocokkan antara barang bukti di lokasi dengan hasil temuan saat penggeledahan,” terang Budi.
Analisis bahan peledak terus dilakukan oleh tim Puslabfor Mabes Polri, dengan bantuan Densus 88 dan tim Gegana, untuk memastikan asal bahan peledak serta jenis serbuk yang digunakan.
Semua proses penyelidikan tetap berjalan sesuai kewenangan masing-masing pihak, demi mengungkap fakta secara menyeluruh.
Dampak dan Langkah Selanjutnya
Kejadian ini menjadi peringatan bagi seluruh pihak terkait, bahwa keselamatan dan pembinaan karakter siswa harus menjadi prioritas, selain pencapaian akademik.
Peristiwa ledakan di SMAN 72 Jakarta juga menekankan pentingnya pendampingan psikologis, pengawasan lingkungan sekolah, serta kerja sama antara guru, orang tua, dan pemerintah untuk memastikan generasi muda tumbuh dalam lingkungan yang aman dan sehat.
Dengan kondisi MF yang kini sadar, polisi tetap memantau pemulihan kesehatan fisik maupun mentalnya sebelum melakukan pemeriksaan lebih lanjut.
Sementara itu, upaya trauma healing bagi korban tetap berjalan, memastikan mereka mendapatkan pendampingan yang memadai pasca-insiden ini.
(CN)