“Harusnya siapa yang mengabarkan kalau sidang batal? Lalu kapan dijadwalkan ulang?” ujarnya.
Ia menambahkan, perjalanan menuju lokasi sidang tidaklah dekat dan membutuhkan penyesuaian jadwal kegiatan lainnya.
Soroti Kebingungan Masyarakat Awam
Lebih lanjut, Zaskia menilai kondisi ini membingungkan, khususnya bagi masyarakat yang tidak familiar dengan prosedur peradilan militer. “Sebagai orang awam, kami bingung,” tegasnya.
Baca Juga: Polemik Parkir RSUD Cibinong Meluas, Vendor Diduga Datangi Rumah Pengunggah Video
Ia pun mempertanyakan apakah situasi seperti ini merupakan hal yang lazim dalam proses persidangan di lingkungan peradilan militer.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada klarifikasi resmi dari pihak Pengadilan Militer Jakarta terkait kejadian tersebut.
(NR)