WartaJatim.CO.ID - Gempa besar berkekuatan 8,7 mengguncang wilayah lepas pantai Kamchatka, Rusia, pada Rabu (30/7) pagi dan memicu peringatan tsunami di sejumlah wilayah Jepang, termasuk Hokkaido. Salah satu yang merasakan langsung momen menegangkan tersebut adalah Minori Yoshida, pegawai bank di Kota Kushiro, Hokkaido.
Begitu sirene peringatan berbunyi dan notifikasi darurat masuk ke ponselnya, Yoshida hanya punya waktu sekitar 20 menit untuk menyelamatkan diri. Ia bersama rekan-rekannya segera menuju gedung evakuasi lima lantai milik pemerintah setempat.
“Kami semua bergerak cepat sesuai instruksi kantor,” ungkap Yoshida kepada media lokal, Japan Times.
Baca Juga: Gempa Tsunami Mengguncang Jepang! Apa yang Terjadi di Laut Hyuganada?
Setibanya di lantai lima, Yoshida melihat sekitar 50 orang sudah berkumpul. Jumlah itu meningkat hingga sekitar 100 orang dalam waktu singkat, terdiri dari pekerja, warga, hingga turis yang tengah berada di kawasan pesisir.
Meski gelombang tsunami yang tiba tercatat hanya setinggi 20–50 sentimeter, suasana tetap mencekam. Namun, warga berhasil menjaga ketenangan. Pemerintah lokal juga telah menyiapkan fasilitas dasar seperti air minum, toilet, dan ruang yang memadai.
“Saya bersyukur tempat evakuasi ini dekat. Kalau tidak, saya akan sangat panik,” ujar Yoshida dengan nada lega.
Badan Meteorologi Jepang (JMA) mencatat gelombang mencapai 50 cm di beberapa titik, seperti wilayah Ishinomaki, Prefektur Miyagi.
Meski tidak menimbulkan kerusakan besar, JMA tetap mewaspadai gelombang susulan dan mengimbau warga untuk tidak kembali ke rumah sebelum peringatan resmi dicabut.
Menanggapi bencana ini, Perdana Menteri Jepang, Shigeru Ishiba, menginstruksikan seluruh otoritas untuk bergerak cepat menyebarkan informasi dan mendukung warga terdampak.
“Saya meminta seluruh warga di area terdampak untuk segera mengungsi ke dataran tinggi atau lokasi yang aman,” tegasnya.
(HCY)
Artikel Terkait
Gempa Dangkal Pacitan Hari Ini Magnitudo 4,2: Terasa Sampai Yogyakarta
Gempa Guncang Banten dengan Kekuatan Magnitudo 5,2 Apakah Berpotensi Tsunami?
Kementerian Sosial Segera Salurkan Santunan kepada Ahli Waris Korban Gempa Tapanuli Utara dan Korban Luka-Luka
Begini Respons Warga Usai Gempa Bumi Guncang Pangandaran dengan Kekuatan Magnitudo 4,9
Gempa Bumi dengan Magnitudo 5.0 Guncang Cilacap Getaran Dirasakan Selama Beberapa Menit
Pembangunan Rumah Tahan Gempa di Pulau Bawean: Upaya Pemulihan Pasca-Bencana oleh Pemerintah Gresik