• Sabtu, 18 April 2026

Detik-detik Tsunami Hantam Jepang! Warga Hokkaido Evakuasi dalam 20 Menit

Photo Author
Novia Rizky Amelia, Wartajatim.co.id
- Senin, 4 Agustus 2025 | 10:50 WIB
Tangkapan layar rekaman video amatir yang disebut sebagai gelombang tsunami di pesisir pantai Jepang, pada Rabu, 30 Juli 2025.  (X.com/@RizwanShah)
Tangkapan layar rekaman video amatir yang disebut sebagai gelombang tsunami di pesisir pantai Jepang, pada Rabu, 30 Juli 2025. (X.com/@RizwanShah)

WartaJatim.CO.ID - Gempa besar berkekuatan 8,7 mengguncang wilayah lepas pantai Kamchatka, Rusia, pada Rabu (30/7) pagi dan memicu peringatan tsunami di sejumlah wilayah Jepang, termasuk Hokkaido. Salah satu yang merasakan langsung momen menegangkan tersebut adalah Minori Yoshida, pegawai bank di Kota Kushiro, Hokkaido.

Begitu sirene peringatan berbunyi dan notifikasi darurat masuk ke ponselnya, Yoshida hanya punya waktu sekitar 20 menit untuk menyelamatkan diri. Ia bersama rekan-rekannya segera menuju gedung evakuasi lima lantai milik pemerintah setempat.

“Kami semua bergerak cepat sesuai instruksi kantor,” ungkap Yoshida kepada media lokal, Japan Times.

Baca Juga: Gempa Tsunami Mengguncang Jepang! Apa yang Terjadi di Laut Hyuganada?

Setibanya di lantai lima, Yoshida melihat sekitar 50 orang sudah berkumpul. Jumlah itu meningkat hingga sekitar 100 orang dalam waktu singkat, terdiri dari pekerja, warga, hingga turis yang tengah berada di kawasan pesisir.

Meski gelombang tsunami yang tiba tercatat hanya setinggi 20–50 sentimeter, suasana tetap mencekam. Namun, warga berhasil menjaga ketenangan. Pemerintah lokal juga telah menyiapkan fasilitas dasar seperti air minum, toilet, dan ruang yang memadai.

“Saya bersyukur tempat evakuasi ini dekat. Kalau tidak, saya akan sangat panik,” ujar Yoshida dengan nada lega.

Badan Meteorologi Jepang (JMA) mencatat gelombang mencapai 50 cm di beberapa titik, seperti wilayah Ishinomaki, Prefektur Miyagi.

Baca Juga: Gempa Bumi dengan Magnitudo 8,7 Dapat Terjadi Jika Tsunami Melanda Kulonprogo saat Lebaran 2025, BMKG Imbau Masyarakat Tidak Panik

Meski tidak menimbulkan kerusakan besar, JMA tetap mewaspadai gelombang susulan dan mengimbau warga untuk tidak kembali ke rumah sebelum peringatan resmi dicabut.

Menanggapi bencana ini, Perdana Menteri Jepang, Shigeru Ishiba, menginstruksikan seluruh otoritas untuk bergerak cepat menyebarkan informasi dan mendukung warga terdampak.

“Saya meminta seluruh warga di area terdampak untuk segera mengungsi ke dataran tinggi atau lokasi yang aman,” tegasnya.

(HCY)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Novia Rizky Amelia

Sumber: Promedia

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Diplomasi Panas AS-Iran: Tenggat Serangan Ditunda

Jumat, 27 Maret 2026 | 15:02 WIB
X