• Sabtu, 18 April 2026

AS–Israel Gempur Iran Jelang Deadline Trump, Puluhan Tewas

Photo Author
Novia Rizky Amelia, Wartajatim.co.id
- Rabu, 8 April 2026 | 15:57 WIB
Foto: Pulau Khang menjadi salah satu target serangan AS-Israel Dok: BBC  (Dok: BBC )
Foto: Pulau Khang menjadi salah satu target serangan AS-Israel Dok: BBC (Dok: BBC )

WartaJatim.co.id - Serangan militer kembali memanas setelah Amerika Serikat dan Israel melancarkan bombardir ke sejumlah wilayah Iran pada Selasa (7/4/2026), hanya beberapa jam sebelum tenggat waktu yang ditetapkan Presiden AS Donald Trump terkait pembukaan Selat Hormuz.

Aksi ini menandai eskalasi baru di tengah konflik yang belum menunjukkan tanda mereda.

Militer AS dilaporkan menargetkan instalasi militer di Pulau Kharg, salah satu titik strategis Iran. Seorang pejabat AS menegaskan bahwa serangan tersebut tidak menyasar fasilitas minyak, melainkan fokus pada kepentingan militer.

Sebelumnya, kawasan ini juga pernah diserang pada Maret lalu dengan puluhan target dihantam, termasuk bunker rudal dan fasilitas penyimpanan ranjau laut.

Baca Juga: Serangan Rudal Iran Hantam Haifa, 4 Tewas di Bawah Reruntuhan

Di saat yang sama, Israel memperluas serangan ke berbagai jalur transportasi di Iran, mulai dari jembatan, rel kereta, hingga jalan raya utama. Serangan ini ditujukan untuk menghambat mobilisasi logistik militer Iran.

Pasukan Pertahanan Israel bahkan mengimbau warga untuk tidak menggunakan transportasi kereta api karena meningkatnya risiko serangan.

Dampak serangan ini mulai memakan korban jiwa. Di Provinsi Alborz, dekat Teheran, sedikitnya 18 orang dilaporkan tewas, termasuk dua anak-anak, serta 24 lainnya mengalami luka-luka.

“Kematian 18 warga kami telah dikonfirmasi, termasuk dua anak kecil,” ujar perwakilan pemerintah setempat.

Baca Juga: Iran Syaratkan Kompensasi Buka Hormuz, Trump Ultimatum Serangan

Sementara itu, serangan terhadap infrastruktur seperti jembatan kereta api di Kashan juga dilaporkan menewaskan dua orang.

Tidak hanya target militer, sejumlah fasilitas sipil seperti kawasan permukiman dan area komersial juga terdampak.

Media Iran melaporkan beberapa ruas jalan utama, termasuk jalur Tabriz–Teheran dan wilayah Qom, mengalami kerusakan dan penutupan akibat proyektil yang menghantam area tersebut.

Di tengah eskalasi ini, Trump tetap bersikukuh dengan tekanannya terhadap Iran. Ia sebelumnya memberikan ultimatum agar Teheran membuka Selat Hormuz dan menghentikan program nuklirnya.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Novia Rizky Amelia

Sumber: Berbagai Sumber

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Diplomasi Panas AS-Iran: Tenggat Serangan Ditunda

Jumat, 27 Maret 2026 | 15:02 WIB
X