WartaJatim.CO.ID - Pameran INACRAFT 2025 menjadi wadah bagi para pelaku ekonomi kreatif untuk menampilkan karya terbaik mereka.
Dikutip WartaJatim dari laman Kementerian BUMN, Kementerian BUMN, melalui Rumah BUMN, menghadirkan 52 UMKM dengan 149 produk unggulan dari kategori fashion, kerajinan tangan, hingga aksesoris.
PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) turut berpartisipasi dengan memfasilitasi dua UMKM binaannya, Hastadana Batik Tulis Lasem dan Saleen, yang menampilkan keindahan fashion Nusantara.
Baca Juga: Pemusnahan Arsip Pertama di Kemenag: Langkah Inovatif Ditjen Bimas Buddha dan Katolik
Corporate Secretary SIG, Vita Mahreyni, menyatakan bahwa kedua UMKM ini berhasil mencatatkan total transaksi Rp60 juta selama 5 hari pameran, dari Rabu (5/2) hingga Minggu (9/2).
Capaian ini menunjukkan bahwa perpaduan wastra nusantara dengan tren fashion kekinian memiliki daya tarik yang kuat, terutama di kalangan generasi muda.
"Partisipasi dalam INACRAFT 2025 bukan sekadar tentang penjualan, tetapi juga bagian dari strategi pemberdayaan jangka panjang," ujar Vita Mahreyni.
Baca Juga: Pelunasan Biaya Haji 1446 H: 80 Ribu Jemaah Sudah Melunasi di Indonesia
"Kami terus mendorong para pelaku UMKM untuk meningkatkan kualitas produk, memperkuat branding, serta memperluas akses pasar, baik melalui pameran seperti ini maupun melalui platform digital."
Pebrika Sinta, pemilik Hastadana Batik Lasem dari Kabupaten Rembang, Jawa Tengah, menyampaikan apresiasi atas dukungan SIG.
"Alhamdulillah, kami berterima kasih kepada Rumah BUMN SIG yang telah banyak mendukung kami selama ini sehingga kami bisa berkembang dan berkesempatan mengikuti pameran kelas internasional seperti ini," ujarnya.
Baca Juga: Pelantikan Bersejarah: Para Kepala Daerah di Indonesia Dilantik Serentak oleh Presiden Prabowo
"Semoga SIG bersama Rumah BUMN selalu konsisten memajukan UMKM di Kabupaten Rembang dan sekitarnya.”
Dengan sinergi ini, BUMN membuktikan komitmennya dalam mendorong kewirausahaan dan pengembangan industri kreatif, sesuai dengan visi Asta Cita yang menjadi arah pembangunan ekonomi nasional.