WartaJatim.CO.ID - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Situbondo menggelar rapat paripurna untuk serah terima jabatan (Sertijab) Bupati dan Wakil Bupati Situbondo pada Kamis, 06 Maret 2025.
Dikutip WartaJatim dari laman Pemerintah Kab Situbondo, Acara tersebut menandai resmi dilantiknya Yusuf Rio Wahyu Prayogo, yang akrab disapa Mas Rio, dan Ulfiyah, yang biasa dipanggil Mbak Ulfi, untuk periode 2025-2030.
Dalam sambutannya, Bupati Situbondo, Mas Rio, menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam kepada pimpinan dan anggota DPRD, Forkopimda, serta seluruh masyarakat yang telah memberikan dukungan dan doa selama proses Sertijab berlangsung.
Baca Juga: Swalayan di Malang yang Jual Snack dan Kue Lebaran, Ini 5 Pilihan Terbaiknya!
"Amanah dan tanggung jawab ini harus dijalankan dengan sebaik-baiknya. Pesta demokrasi telah usai, saatnya kita bersatu membangun Situbondo selama lima tahun ke depan," ucap Bupati Situbondo.
Mas Rio juga menekankan pentingnya sinergitas antara DPRD, Forkopimda, Organisasi Perangkat Daerah (OPD), tokoh ulama, tokoh masyarakat, dan instansi vertikal untuk menghapus polarisasi politik yang mungkin muncul pasca pemilihan kepala daerah.
"Kita harus bekerja sama secara hierarki untuk membangun Situbondo. Saya mengucapkan terima kasih kepada masyarakat, para kiai, alim ulama, partai politik, serta berbagai elemen yang telah mendukung kami,” tambahnya.
Bupati Mas Rio dan Wakil Bupati Mbak Ulfi berkomitmen untuk fokus pada sebelas program prioritas yang akan dituangkan dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD).
Program-program ini mencakup penanganan kemiskinan, peningkatan layanan kesehatan, pendidikan, serta layanan publik lainnya.
"Kami tidak ingin ada rakyat yang kesulitan makan, tidak mendapat akses kesehatan, mengalami kesulitan air bersih, atau tidak bisa sekolah karena faktor ekonomi,” tegasnya.
Lebih lanjut, Bupati Situbondo juga menyoroti pentingnya reformasi birokrasi dengan penerapan prinsip 4S, yaitu senyum, salam, sapa, dan solutif.
“Saya tidak ingin mendengar ada masyarakat yang dipersulit dalam layanan perizinan atau mengalami kesulitan mengakses program bantuan. Mari kita pastikan birokrasi hadir untuk melayani, bukan sekedar berkuasa," imbuhnya.
Di tengah keterbatasan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Situbondo, Mas Rio menekankan perlunya efisiensi dan inovasi dalam pengelolaan keuangan.
Artikel Terkait
Dukungan Penuh Bupati Bondowoso dalam Sertijab Ketua TP PKK Provinsi Jatim
Husna Laili Dilantik Sebagai Ketua TP-PKK Situbondo: Fokus pada Penanganan Stunting
Rapat Paripurna DPRD Sumenep: Bupati Achmad Fauzi Paparkan Rencana Pembangunan 2025-2030
Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Malang: Bupati Sanusi Bahas Pencabutan dan Perubahan Peraturan Daerah
Sidang Paripurna DPRD: Bupati Pasuruan Rusdi Sutejo Paparkan Rencana Pembangunan Lima Tahun ke Depan