Selain itu, BAZNAS juga memberdayakan 20 warung makan dengan memberikan modal sebesar Rp 625.000 per warung untuk menyiapkan 25 paket makanan berbuka puasa.
“Program Melaui ini, kami ingin tidak hanya membantu masyarakat yang membutuhkan, tetapi juga memberdayakan ekonomi kecil agar tetap bergerak di bulan Ramadhan,” ungkapnya.
Tak hanya itu, pada tanggal 25 Maret 2025, BAZNAS Lumajang juga akan memberikan santunan kepada 100 guru ngaji dan 250 tukang becak sebagai bentuk apresiasi terhadap jasa mereka dalam kehidupan sosial dan keagamaan masyarakat.
Dengan berbagai program yang dijalankan, BAZNAS Lumajang berupaya menjadi lembaga yang tidak hanya amanah dalam mengelola zakat, tetapi juga mampu menghadirkan perubahan positif bagi kesejahteraan umat. (gha)
Artikel Terkait
Penerimaan Zakat di Baznas Jatim Meningkat, Target Rp 60 Miliar pada 2025
Kolaborasi Baznas Jatim dan Kota Batu: Santunan untuk Kaum Duafa dan Anak Yatim di Bulan Suci
Baznas Tetapkan Zakat Fitrah 2025 Sebesar Rp47.000. Berlaku Untuk Jabodetabek
Baznas Jatim Rayakan Ramadan dengan Santunan untuk Anak Yatim: Inspirasi Aksi Sosial di Bojonegoro!
Baznas Kota Malang Gelar Acara ‘Gebyar Lailatulqadar’ untuk Santuni 1.000 Anak Yatim dan Duafa di Hotel Grand Mercure