• Sabtu, 18 April 2026

Wakil Bupati Bojonegoro Nurul Azizah Ajak ASN Berperan dalam Pertumbuhan Ekonomi Lokal Selama Idul Fitri dan Program Pendidikan Gratis

Photo Author
Ghany Ulyasalim, Wartajatim.co.id
- Selasa, 25 Maret 2025 | 14:12 WIB
Nurul Azizah: Pegawai Pemkab Bojonegoro Harus Terlibat dalam Program Ekonomi dan Pendidikan (Foto: bojonegorokab.go.id)
Nurul Azizah: Pegawai Pemkab Bojonegoro Harus Terlibat dalam Program Ekonomi dan Pendidikan (Foto: bojonegorokab.go.id)

WartaJatim.CO.ID - Wakil Bupati Bojonegoro, Nurul Azizah, mengajak seluruh pegawai di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) untuk aktif berkontribusi dalam pertumbuhan ekonomi lokal, terutama selama perayaan Idul Fitri.

Ajakan ini disampaikan Wabup Nurul Azizah dalam apel yang berlangsung di halaman pendopo Pemkab Bojonegoro pada Senin, 24 Maret 2025.

Dikutip WartaJatim dari laman Pemerintah Kab Bojonegoro, Dalam kesempatan tersebut, Wabup menekankan pentingnya menjaga keamanan kantor selama libur hari raya dan cuti bersama.

Baca Juga: Berhenti Overthinking! Ini Cara Agar Hidup Jadi Lebih Tenang dan Bahagia

Ia mengingatkan agar semua pegawai memperhatikan pengelolaan listrik dan air di kantor masing-masing.

Lebih lanjut, Wabup Nurul Azizah menginstruksikan agar Aparatur Sipil Negara (ASN) turut berperan dalam perputaran uang untuk mendukung pertumbuhan ekonomi lokal yang didorong oleh masyarakat setempat.

“Besok juga diadakan Musrenbangkab yang menjadi kegiatan rutin setiap mau penganggaran di tahun selanjutnya yaitu APBD 2026. Musrenbangkab mengakomodir aspirasi dari masyarakat,” jelasnya.

Baca Juga: Berhenti Overthinking! Ini Cara Agar Hidup Jadi Lebih Tenang dan Bahagia

Wabup juga mengungkapkan bahwa pemerintah pusat saat ini memiliki program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Sekolah Rakyat.

Program ini bertujuan untuk memastikan semua anak mendapatkan akses pendidikan gratis, terutama bagi mereka yang putus sekolah dari tingkat SD, SMP, hingga SMA.

“Langkah ini diharapkan berpengaruh pada Indeks Pembangunan Manusia (IPM), khususnya angka harapan lama sekolah,” ungkapnya.

Baca Juga: Wali Kota Madiun Dr. Maidi Lanjutkan Program Berkantor di Lapangan di Taman Kali Bantaran

Wabup menekankan bahwa tanggung jawab untuk mencari anak-anak yang tidak bersekolah kini menjadi kewajiban masing-masing guru dan kepala sekolah.

Mereka akan dibantu oleh tenaga administrasi dari Pemkab Bojonegoro untuk mengurus Bantuan Operasional Sekolah (BOS).

Di sisi lain, meskipun pemerintah pusat telah menerapkan kebijakan Work from Anywhere (WFA), Wabup menyatakan bahwa kabupaten Bojonegoro masih belum memungkinkan untuk menerapkan kebijakan tersebut.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Bridgeta Elisa Putri

Sumber: bojonegorokab.go.id

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X