Baca Juga: Halalbihalal ASN Sumenep: Bupati dan Wabup Tegaskan Komitmen Pelayanan Pasca Lebaran 2025
Selain itu, BULOG membuka peluang bagi para petani serta kelompok tani untuk menjual langsung gabah mereka ke pihak BULOG.
Pendampingan akan diberikan oleh Koramil atau Babinsa setempat sebagai bagian dari sinergi antara BULOG dan TNI dalam mendukung ketahanan pangan daerah secara keseluruhan.
Namun demikian, Ferdian mengakui adanya tantangan tersendiri terkait keterbatasan alat pengering serta kapasitas gudang penyimpanan yang dapat mempengaruhi efektivitas proses penyerapan gabah menjadi beras secara optimal.
Baca Juga: Instagram Resmi Hapus Fitur Notes, Emang Ada yang Pakai?
Ia berharap Pemkab Bojonegoro dapat membantu menyediakan fasilitas tambahan guna mempercepat proses pengolahan tersebut demi kesejahteraan masyarakat lokal.
“Kami butuh dukungan semua pihak agar penyerapan gabah berjalan maksimal, dan hasil panen petani benar-benar memberikan dampak ekonomi yang nyata bagi masyarakat,” pungkasnya menekankan pentingnya kolaborasi demi dampak ekonomi nyata bagi masyarakat sekitar.
Dengan semangat kolaborasi antara pemerintah daerah dan lembaga terkait lainnya, Pemkab Bojonegoro berkomitmen membangun ketahanan pangan secara inklusif dan berkelanjutan demi kesejahteraan para petaninya. (gha)
Artikel Terkait
Panen Raya Padi di Bojonegoro: Bupati Setyo Wahono dan Wakil Bupati Nurul Azizah Dukung Ketahanan Pangan Nasional
Parama Hansa Abhipraya: Bocah Berusia 7 Tahun dari Bojonegoro Raih Penghargaan Internasional di Thailand International Mathematical Olympiad
Bupati dan Wabup Bojonegoro Tekankan Profesionalisme ASN dan Target Program 100 Hari Usai Idul Fitri
Pemkab Bojonegoro Revitalisasi 433 Embung dan Bangun Waduk Baru untuk Atasi Kekeringan
Upaya Strategis Pemerintah Kabupaten Bojonegoro dalam Penanggulangan Kemiskinan Melalui Kegiatan NGOPI