• Sabtu, 18 April 2026

Pembangunan Jembatan Talunbrak di Mojokerto: Langkah Strategis untuk Meningkatkan Aksesibilitas dan Ekonomi Lokal

Photo Author
Ghany Ulyasalim, Wartajatim.co.id
- Kamis, 17 April 2025 | 11:51 WIB
Pembangunan Jembatan Talunbrak Mojokerto: Meningkatkan Akses dan Ekonomi Lokal (Foto: mojokertokab.go.id)
Pembangunan Jembatan Talunbrak Mojokerto: Meningkatkan Akses dan Ekonomi Lokal (Foto: mojokertokab.go.id)

WartaJatim.CO.ID - Pemerintah Kabupaten Mojokerto telah memulai langkah penting dalam pembangunan infrastruktur dengan melakukan peletakan batu pertama untuk Jembatan Talunbrak.

Acara tersebut berlangsung di Desa Talunblandong, Kecamatan Dawarblandong, pada Rabu, 16 April.

Dikutip WartaJatim dari laman Pemerintah Kab Mojokerto, Proyek ini didanai dengan anggaran sebesar Rp 14,9 miliar yang diperoleh melalui hibah dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).

Baca Juga: Sinergi Antara Pemerintah dan Pelaku Properti dalam Halalbihalal DPD REI Malang Raya di Hotel Grand Mercure

Tujuan utama dari pembangunan jembatan ini adalah untuk memperkuat aksesibilitas antar wilayah serta mendukung pertumbuhan ekonomi lokal.

Peletakan batu pertama dilakukan oleh Bupati Mojokerto, Muhammad Al Barra, yang akrab disapa Gus Barra.

Kegiatan ini juga dihadiri oleh Wakil Bupati Muhammad Rizal Octavian, Sekretaris Daerah Teguh Gunarko, serta jajaran Forkopimda Kabupaten Mojokerto.

Baca Juga: Wali Kota Eri Cahyadi Siapkan Kabinet Surabaya Berkah dengan Kepala PD yang Memiliki Target Jelas dan Terukur untuk Mewujudkan Birokrasi yang Efekti

Selain itu, perwakilan dari Pemkab Gresik, Forkopimca Dawarblandong, dan tokoh masyarakat setempat turut hadir dalam acara tersebut.

Jembatan baru ini akan menghubungkan Dusun Brak dan Dusun Talun serta Desa Ngampel di Balongpanggang, Gresik.

Dengan panjang 60 meter dan lebar 6 meter, jembatan ini dirancang untuk memungkinkan kendaraan roda empat melintas.

Baca Juga: Pemkot Mojokerto Jalin Kerja Sama dengan Dubes RI untuk Nigeria dalam Memperkuat Akses Pasar UMKM ke Afrika

Pembangunan jembatan ini menjadi salah satu prioritas dalam 100 hari kerja Bupati. Gus Barra menyatakan bahwa Jembatan Talunbrak sangat dinanti oleh masyarakat setempat.

Sejak jembatan tersebut terdampak bencana banjir pada tahun 2021, beberapa penanganan darurat telah dilakukan, namun hasilnya kurang maksimal.

Kerusakan jembatan ini telah mengganggu aktivitas warga, karena jembatan tersebut merupakan akses vital untuk bersekolah, bekerja, dan bertani.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Karyati Niken Sugesti

Sumber: mojokertokab.go.id

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X