• Sabtu, 18 April 2026

Dukung Penguatan Ketahanan Pangan, Wali Kota Mojokerto Ning Ita Pimpin Panen Raya Padi Bersama Presiden Prabowo Secara Virtual

Photo Author
Ghany Ulyasalim, Wartajatim.co.id
- Rabu, 9 April 2025 | 08:39 WIB
Panen Raya Demi Ketahanan Pangan Mojokerto (Foto : web.mojokertokota.go.id)
Panen Raya Demi Ketahanan Pangan Mojokerto (Foto : web.mojokertokota.go.id)



WartaJatim.CO.ID -
Wali Kota Mojokerto, Ika Puspitasari, bersama jajaran Forkopimda melaksanakan kegiatan Panen Raya Padi di Kelurahan Blooto, Kecamatan Prajuritkulon pada Senin, 7 April 2025.

Kegiatan ini merupakan bagian dari panen serentak yang dilakukan secara nasional dan terhubung secara virtual dengan Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto.

Baca Juga: Tarif Impor Trump Bikin Heboh! Luhut Bilang Tak Perlu Panik: Kita Pernah Lewat yang Lebih Parah!

Dikutip WartaJatim dari laman Kota Mojokerto, Panen serentak ini melibatkan partisipasi dari 14 provinsi dan 157 kabupaten/kota di seluruh Indonesia sebagai upaya untuk memperkuat ketahanan pangan nasional.

Dalam arahannya, Presiden Prabowo Subianto menekankan pentingnya peran petani sebagai pilar utama bangsa.

“Petani adalah tulang punggung negara. Tanpa pangan, tidak ada negara,” tuturnya.

Baca Juga: Bisakah Suara Kita Masih Didengar? Mengupas Civil Phobia di Indonesia

Presiden juga menegaskan bahwa segala kesulitan yang dihadapi oleh petani adalah tanggung jawab bersama masyarakat.

Ia mengajak semua elemen bangsa untuk bersinergi dalam mencari solusi demi kesejahteraan petani serta ketersediaan pangan nasional.

“Setiap rupiah dari uang negara harus dirasakan manfaatnya oleh seluruh rakyat. Saya ingin menjadi presiden yang berhasil menurunkan harga pangan untuk rakyat Indonesia. Kita akan bahagia jika rakyat tersenyum, dan kita akan lebih bahagia jika petani kita sejahtera,” tegasnya.

Baca Juga: Presiden Prabowo Bantah RUU TNI untuk Kembalikan Dwifungsi, Hanya Perpanjang Usia Pensiun

Prabowo juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh kepala daerah serta jajaran TNI-Polri yang telah bergotong royong dalam mendukung ketahanan pangan.

Sementara itu, Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari menyatakan komitmennya dalam memperkuat ketahanan pangan di wilayahnya.

Ia mengungkapkan bahwa total lahan pertanian di Kota Mojokerto mencapai 368,93 hektar dan telah memasuki masa panen sejak Januari lalu.

Baca Juga: Garuda Muda Menggasak Yaman 4-1, Erick Thohir: Perjuangan Belum Selesai

“Pada triwulan pertama ini, total produksi mencapai 241,3 ton. Sedangkan untuk bulan April diproyeksikan menambah 441 ton sehingga total produksi sampai April 2025 diperkirakan mencapai 682,3 ton,” terang Ning Ita sapaan akrab Wali Kota Mojokerto.

Meskipun lahan pertanian dalam Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) hanya seluas 96 hektar saja; kenyataannya kelompok tani aktif mengolah lahan produktif jauh lebih luas yaitu sebesar 368,93 hektar.

“Ini menunjukkan bahwa potensi pertanian di Kota Mojokerto masih besar dan sangat mungkin untuk terus dimaksimalkan,” imbuhnya optimis.

Baca Juga: IHSG Terperosok Usai Lebaran, Pemerintah Diharap Gerak Cepat Lindungi Sektor Ekspor

Terkait dengan ketahanan pangan tersebut; Ning Ita menjelaskan ada tiga aspek penting yaitu ketersediaan komoditas beras; keterjangkauan harga; serta distribusi barang kebutuhan pokok masyarakat kota tersebut.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Baharudin Gia

Sumber: Berbagai Sumber

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X