Baca Juga: Jadwal Tanggal Merah dan Libur Panjang April 2025: Saat Tepat untuk Rencanakan Waktu Istirahat
Ia menyatakan bahwa ada beberapa aset daerah yang telah diproyeksikan untuk dijadikan lokasi sekolah tersebut.
“Kita telah mengusulkan Rumah Susun di Kalipuro atau Balai Diklat di Licin yang akan diproyeksikan sebagai Sekolah Rakyat. Tinggal menunggu verifikasi dari kementerian,” ujarnya.
Selain infrastruktur, Bupati Ipuk juga telah menyiapkan sumber daya manusia yang diperlukan untuk mendukung program ini.
Baca Juga: Viral Keluhan Petani Lampung: Harga Gabah Anjlok di Bawah HPP Meski Padi Berkualitas A1
“Untuk guru dan tenaga pendidiknya juga sama. Kita siap untuk mengalokasikan tenaga dari unsur PNS atau PPPK yang tentunya telah diseleksi oleh kementerian,” tambahnya. Ipuk optimis bahwa Sekolah Rakyat dapat diterapkan pada tahun ajaran mendatang.
“Insyaallah kalau dilihat persiapannya bisa dimulai tahun ajaran ini,” pungkasnya. Program Sekolah Rakyat ini merupakan kolaborasi antara berbagai kementerian.
Kementerian Pekerjaan Umum akan menangani sarana dan prasarana, sementara Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah akan fokus pada rekrutmen guru.
Baca Juga: Harga Gabah Anjlok di Bojonegoro, Petani Curhat di Media Sosial: Payu Gak Payu, Tak Pangan Dewe
Kementerian Sosial akan bertanggung jawab atas rekrutmen siswa, dan dukungan dari seluruh kepala daerah juga sangat diharapkan.
Dengan dukungan penuh dari berbagai pihak, Gus Ipul dan Bupati Ipuk percaya bahwa Sekolah Rakyat dapat menjadi langkah signifikan dalam pengentasan kemiskinan melalui pendidikan. (gha)
Artikel Terkait
Pemkab Jombang Bersama Kemensos RI Luncurkan Sekolah Rakyat untuk Pengentasan Kemiskinan
Pembukaan Kelas Perkuliahan ISI Surakarta di Banyuwangi: Peluang Baru Pendidikan Seni dan Budaya Loka
Pemkot Malang Siapkan Aset untuk Program Sekolah Rakyat: Mewujudkan Pendidikan Inklusif
Diskusi Kepala Daerah Jawa Timur Dengan Menteri: Banyuwangi Fokus pada Ketahanan Pangan dan Pendidikan
Anggaran Dana Desa di Banyuwangi Capai 3 Milyar: Bupati Ipuk Fiestiandani Dorong Pembangunan Berbasis Desa