“Saya mengapresiasi Ketua PKK menyebutkan jangkauan sekian ribu anak yang mengikuti MPLS untuk cegah perkawinan anak. Saya mengapresiasi ini base on data terinfluence,” ucapnya.
Ai Maryati Solihah menambahkan bahwa data berbasis by name by address sangat penting untuk memahami kondisi anak secara lebih mendalam.
“By name by address itu sangat penting, seperti perkawinan orang tua tidak tercatat dan lainnya profil anak memuat segala sesuatu yang terjadi dan kita akan melakukan mitigasi dan sebagainya,” imbuhnya.
Ia juga berharap agar semua sektor dapat terlibat dalam menciptakan lingkungan yang ramah bagi anak-anak. (gha)
Artikel Terkait
Presiden Perintahkan Langkah Tegas untuk Judi Online dan Perlindungan Anak di Dunia Digital
Perlindungan Anak di Era Digital: Komitmen Kemkomdigi untuk Keamanan Siber
Pemerintah Kabupaten Lamongan Terima Dosen dan Mahasiswa Filipina untuk Program Praktik Pengalaman Lapangan Internasional
Kabupaten Lamongan Targetkan Luas Tambah Tanam 30% untuk Swasembada Pangan di Tahun 2025
Pemerintah Kabupaten Lamongan Gelar Apel Peringatan Hari Kartini 2025 untuk Tingkatkan Kesetaraan Gender dan Kinerja ASN