WartaJatim.CO.ID - Menteri Lingkungan Hidup Republik Indonesia, Hanif Faisol Nurofiq, melakukan kunjungan kerja ke PT Cheil Jedang Indonesia yang berlokasi di Kecamatan Rejoso, Kabupaten Pasuruan, pada Rabu, 7 Mei 2025.
Kunjungan ini bertujuan untuk melihat langsung inovasi berbasis bioteknologi yang dikembangkan oleh PT Cheil Jedang Indonesia dan mendiskusikan langkah-langkah strategis dalam pengelolaan lingkungan.
Dikutip WartaJatim dari laman Kabupaten Pasuruan, Wakil Bupati, Shobih Asrori, turut hadir menyambut kedatangan Menteri Hanif dan menyampaikan komitmen pemerintah daerah untuk mendukung upaya pelestarian lingkungan.
Baca Juga: Rapat Kerja OPOP Jawa Timur 2025 Targetkan Pemberdayaan 2.000 Pesantren untuk Kemandirian Ekonomi dan Pembangunan Daerah
Dalam kesempatan tersebut, Menteri Hanif menyampaikan apresiasi atas inovasi yang dilakukan PT Cheil Jedang Indonesia, yang dinilai memiliki peran penting dalam mendukung ketahanan pangan nasional.
Selain itu, Menteri Lingkungan Hidup juga menekankan pentingnya dukungan terhadap kekayaan genetik Indonesia sebagai aset strategis yang harus dijaga dan dikembangkan bersama.
“Kita ingin ada dukungan dari Cheil Jedang terkait kekayaan genetik Indonesia. Kami ingin bersama-sama melangkah karena banyak hal yang perlu dilakukan untuk ketahanan pangan,” ujar Menteri Hanif Faisol Nurofiq.
Baca Juga: Pemerintah Kabupaten Bangkalan Siap Perjuangkan Hak Guru Honorer PPG 2024 dalam Pengajuan Tunjangan Profesi
Menteri Hanif juga mengangkat isu penanganan sampah yang masih menjadi tantangan besar di Kabupaten Pasuruan dan daerah lainnya di Indonesia.
Menurutnya, penanganan sampah harus dilakukan secara preventif agar tidak menimbulkan masalah lingkungan yang lebih serius di masa depan.
Ia mengajak Pemerintah Kabupaten Pasuruan untuk menjalin kolaborasi dengan PT Cheil Jedang Indonesia dan perusahaan lain dalam mengelola sampah secara efektif dan berkelanjutan.
Baca Juga: Siapa Codeblu? Food Vlogger Blak-blakan yang Viral & Diterpa Tuduhan Pemerasan
“Saya berharap, ada kegiatan preventif transfer pengetahuan terkait penanganan sampah di Pasuruan. Semoga ini menjadi titik balik penanganan sampah di Indonesia terutama di Kabupaten Pasuruan,” tambahnya.
Wakil Bupati Pasuruan, yang akrab disapa Gus Shobih, menyambut baik arahan Menteri Lingkungan Hidup dan menegaskan komitmen Pemkab Pasuruan untuk mengoptimalkan pengelolaan sampah melalui sinergi dengan berbagai pihak.
Kunjungan ini juga diisi dengan diskusi antara Menteri Lingkungan Hidup, jajaran Pemkab Pasuruan, dan pihak PT Cheil Jedang Indonesia untuk membahas langkah-langkah konkret dalam pengelolaan lingkungan.
Baca Juga: Banyuwangi Tingkatkan Inklusi Penyandang Disabilitas Lewat Pelatihan Pertukangan dan Sertifikasi Kompetensi
Sebagai simbol komitmen bersama dalam menjaga kelestarian lingkungan, Menteri Hanif dan seluruh tamu undangan melakukan penanaman pohon di depan kantor PT Cheil Jedang Indonesia.
Kegiatan ini diakhiri dengan sesi foto bersama sebagai bentuk dokumentasi dan semangat kolaborasi antara pemerintah dan sektor swasta dalam menjaga lingkungan. (Kar)
Artikel Terkait
Bupati Malang dan Panglima Divif 2 Kostrad Resmikan Tempat Pengelolaan Sampah di Singosari untuk Dukung Kelestarian Lingkungan
Pemerintah Kabupaten Pasuruan Tingkatkan Program Layak Anak dengan Fokus Pendidikan, Ruang Kreasi, dan Pemenuhan Gizi untuk Masa Depan Anak Optimal
Bupati Bangkalan Dorong Sinergi Lurah dan Camat untuk Pembangunan Berkelanjutan dan Pengelolaan Sampah di Wilayah Perkotaan
Pemusnahan Barang Cukai Ilegal di Pasuruan Senilai Rp 11,3 Miliar, Bupati dan Bea Cukai Tegaskan Pentingnya Penegakan Hukum
Kantor Kemenag Pasuruan Gelar Manasik Haji Tambahan untuk 239 Jamaah yang Tertunda Akibat Anggaran Cair Terlambat