“Saya membaca tulisan-tulisan ini, dan semuanya sangat bagus. Mengawali menulis itu memang sulit, tetapi ketika sudah dimulai, hasilnya luar biasa,” pesan orang nomor satu di Pemerintah Kota Malang.
Baca Juga: Janji Manis Xpeng G6: Mobil Listrik CBU Rp599 Juta, Mampukah Bertahan di Tengah Badai Persaingan?
Lebih jauh, Wali Kota Wahyu ingin mengimplementasikan program one teacher one book agar setiap guru memiliki karya tulis sebagai bagian dari pengembangan literasi.
Program ini bertujuan menjadikan guru sebagai agen perubahan tidak hanya di ruang kelas, tapi juga melalui tulisan yang inspiratif.
Ia membandingkan posisi guru dengan dosen yang sudah semestinya aktif menulis sebagai bentuk kontribusi dalam dunia akademik dan pendidikan.
Baca Juga: Resmi Dibuka! Lowongan Pasukan Oranye DKI Jakarta 2025, Cuma Butuh Ijazah SD dan KTP
Literasi, menurut Wahyu, bukan hanya soal membaca dan menulis secara teknis, melainkan sebuah sarana untuk merekam, menyebarkan, dan mengembangkan ide.
Semakin banyak guru yang menulis, akan semakin banyak solusi kreatif dan perspektif baru yang muncul untuk mengatasi persoalan pendidikan.
Wahyu menutup dengan menegaskan bahwa isi buku ini mengandung pesan kejujuran dan semangat berbagi pengalaman dari para guru.
Sementara itu, Kepala Disdikbud Kota Malang, Suwarjana, menjelaskan bahwa pelatihan menulis bagi guru SMP adalah bagian dari program penguatan literasi yang sedang berjalan.
Kerja sama dengan media Radar Malang berbuah pelatihan menulis yang telah menghasilkan buku antologi tersebut.
Suwarjana menambahkan bahwa pelatihan serupa akan dilaksanakan pada bulan Juli 2025 untuk guru sekolah dasar.
Menurutnya, tujuan program ini adalah memotivasi lebih banyak guru agar aktif berkarya dan berkontribusi dalam dunia literasi pendidikan. (gha)
Artikel Terkait
Wali Kota Malang Resmi Kukuhkan Duta Pancasila Paskibraka 2025-2029 untuk Perkuat Ideologi Bangsa di Era Digital
Wali Kota Malang Tinjau Langsung Proses Penyembelihan Hewan Kurban untuk Pastikan Daging Aman dan Sesuai Syariat
Wali Kota Malang Wahyu Hidayat Raih Penghargaan Bergengsi IWWEF 2025 atas Pengembangan BUMD Air Minum yang Inovatif dan Pelayanan Maksimal
Wali Kota Malang Wahyu Hidayat Pimpin Pencarian Maksimal Korban Hanyut Nia Maulida di Sungai Brantas
Wali Kota Malang Lepas 212 Mahasiswa FMIPA UB dalam Program Cantik untuk Pembangunan Berbasis Data Akurat