• Sabtu, 18 April 2026

Pemkab Bangkalan Wajibkan Awal dan Akhir Rapat dengan Dzikir dan Sholawat sebagai Identitas Religius

Photo Author
Ghany Ulyasalim, Wartajatim.co.id
- Selasa, 22 Juli 2025 | 13:15 WIB
Lukman Hakim Tandatangani Edaran Perkuat Budaya Dzikir dan Sholawat di Pemerintahan Bangkalan (Foto: bangkalankab.go.id)
Lukman Hakim Tandatangani Edaran Perkuat Budaya Dzikir dan Sholawat di Pemerintahan Bangkalan (Foto: bangkalankab.go.id)

WartaJatim.CO.ID - Pemerintah Kabupaten Bangkalan memperkuat posisi sebagai Kota Dzikir dan Sholawat dengan kebijakan resmi yang baru.

Surat Edaran telah diterbitkan untuk mewajibkan setiap rapat, pertemuan, dan kegiatan resmi diawali dan diakhiri dengan bacaan basmalah dan sholawat.

Dikutip WartaJatim dari laman Pemerintah Kab Bangkalan, Surat tersebut ditandatangani langsung oleh Bupati Lukman Hakim pada Senin, 21 Juli 2025 di Pendopo Agung.

Baca Juga: Nyanyi Lagu Korea di Resepsi Megawati Hangestri, Emil Dardak Bikin Netizen Meleleh: “Sudden Shower!”

Penandatanganan ini disaksikan oleh ulama, habaib, serta sejumlah tokoh agama setempat, termasuk Habib Jindan bin Novel bin Jindan.

Langkah ini merupakan tindak lanjut dari implementasi Peraturan Daerah Nomor 2 Tahun 2019 tentang penguatan budaya religius.

Bupati Lukman Hakim menegaskan bahwa kebijakan ini bukan sekadar formalitas, tetapi langkah konkret memperkuat identitas Bangkalan secara religius.

Baca Juga: 446 Jemaah Haji Indonesia Wafat di 2025, Kemenkes Ungkap Penurunan Dibanding Tahun Lalu Meski Banyak Kendala

“Ini implementasi Perda. Ke depan, kita siapkan langkah lanjutan, termasuk dukungan anggaran untuk kegiatan dzikir dan sholawat agar menjadi bagian dari kultur birokrasi,” ujarnya.

Bagi Aparatur Sipil Negara dan pegawai non-Islam, pembukaan dan penutupan acara dapat disesuaikan dengan keyakinan masing-masing agar menjaga toleransi.

Kebijakan ini mendapat dukungan luas dari tokoh agama di Bangkalan.

Baca Juga: Heboh Emak-Emak Protes CFD Mempawah, Semprot Petugas: “Pejabat Harus Logis, Jangan Asal Tutup Jalan!”

Habib Jindan menyatakan, “Ini adalah identitas kita sebagai umat Islam dan bagian dari ajaran Rasulullah. Semoga masyarakat Bangkalan senantiasa mengingat Allah dan menghidupkan nilai religius dalam kehidupan sehari-hari.”

Ketua PCNU Bangkalan, KH. Makki Nasir, memberikan apresiasi atas keseriusan pemerintah dalam menerapkan budaya dzikir.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Novia Rizky Amelia

Sumber: Berbagai Sumber

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X