WartaJatim.CO.ID - Peringatan Hari Ulang Tahun ke-80 Republik Indonesia menjadi momen penting bagi ratusan warga binaan di Lapas Kelas IIB Lumajang.
Sebanyak 520 warga binaan diusulkan menerima remisi atau pengurangan masa hukuman sebagai wujud penghargaan dari negara atas komitmen mereka dalam mengikuti pembinaan dan menunjukkan perubahan perilaku ke arah positif.
Dikutip WartaJatim dari laman Pemerintah Kab Lumajang, Kepala Lapas Kelas IIB Lumajang, Mahendra Sulaksana, menyampaikan bahwa jumlah warga binaan yang diusulkan tersebut setara dengan lebih dari separuh penghuni lapas saat ini.
Baca Juga: Bupati Magetan Gelar Ramah Tamah Bersama Veteran dan Perintis Kemerdekaan di Pendopo Surya Graha
Usulan remisi diberikan dengan durasi bervariasi, mulai dari satu bulan hingga enam bulan, bergantung pada lamanya masa pembinaan yang telah dijalani oleh masing-masing warga binaan.
“Remisi ini adalah penghargaan atas upaya perbaikan diri. Kami berharap ini menjadi motivasi untuk terus melangkah ke arah yang lebih baik,” ujar Mahendra saat dikonfirmasi, Selasa (12/8/2025).
Mahendra menjelaskan bahwa pemberian remisi tidak semata-mata soal pengurangan masa hukuman, melainkan bagian dari sistem pembinaan yang menitikberatkan pada proses reintegrasi sosial.
Tujuan dari program ini adalah mempersiapkan warga binaan agar dapat kembali ke masyarakat sebagai individu yang produktif, mandiri, dan membawa pengaruh positif.
Proses pengajuan remisi dilakukan berdasarkan kriteria yang telah diatur, seperti keikutsertaan aktif dalam kegiatan pembinaan, disiplin, serta sikap saling menghargai di lingkungan lapas.
Bagi warga binaan yang belum memenuhi kriteria, pihak lapas akan terus melaksanakan pembinaan agar mereka berkesempatan memperoleh remisi di masa mendatang.
Mahendra menegaskan bahwa keputusan final mengenai penerima remisi berada di Kementerian Hukum dan HAM, yang akan menetapkan daftar resmi paling cepat sehari sebelum pelaksanaan upacara HUT RI.
“Momentum kemerdekaan ini kami maknai sebagai kesempatan untuk memberikan harapan baru. Dengan remisi, kami ingin warga binaan merasa dihargai dan termotivasi untuk terus berproses menjadi lebih baik,” tambahnya.
Artikel Terkait
Pramuka Lumajang Gelar Gerakan Bersih Pantai Bersama TNI, Polri, dan Masyarakat untuk Memperkuat Pariwisata Berkelanjutan di Pesisir
Bupati Lumajang Indah Amperawati Gunakan Nobar Film “Believe: Takdir, Mimpi, Keberanian” sebagai Momentum Strategis Penguatan Nasionalisme
Jalan Sehat Meriah Rayakan HUT ke‑80 Republik Indonesia di Bumirejo Permai, Bupati Lumajang Tekankan Siskamling sebagai Garda Keamanan Lingkungan
Kampung Lempeni Lumajang Menjadi Living Laboratory Pemberdayaan Masyarakat lewat Tanaman Lempeni
Bupati Lumajang Indah Amperawati Tekankan Edukasi Publik sebagai Garda Terdepan dalam Memerangi Tuberkulosis di Tengah Lonjakan Kasus 2025