Selain pembinaan kepribadian, Lapas Kelas IIB Lumajang juga memberikan pelatihan keterampilan kerja seperti pertukangan, pertanian, dan kerajinan tangan kepada warga binaan.
Keterampilan tersebut diharapkan menjadi bekal saat mereka kembali ke masyarakat, sehingga dapat berkontribusi positif terhadap lingkungan sekitar.
Melalui program remisi tahunan ini, pemerintah ingin menunjukkan bahwa pembinaan di lapas bukan sekadar rutinitas, tetapi merupakan perjalanan panjang menuju pemulihan sosial.
Dengan dukungan keluarga dan masyarakat, warga binaan yang telah menjalani masa pembinaan diharapkan dapat menjadi bagian aktif dalam pembangunan daerah. (gha)
Artikel Terkait
Pramuka Lumajang Gelar Gerakan Bersih Pantai Bersama TNI, Polri, dan Masyarakat untuk Memperkuat Pariwisata Berkelanjutan di Pesisir
Bupati Lumajang Indah Amperawati Gunakan Nobar Film “Believe: Takdir, Mimpi, Keberanian” sebagai Momentum Strategis Penguatan Nasionalisme
Jalan Sehat Meriah Rayakan HUT ke‑80 Republik Indonesia di Bumirejo Permai, Bupati Lumajang Tekankan Siskamling sebagai Garda Keamanan Lingkungan
Kampung Lempeni Lumajang Menjadi Living Laboratory Pemberdayaan Masyarakat lewat Tanaman Lempeni
Bupati Lumajang Indah Amperawati Tekankan Edukasi Publik sebagai Garda Terdepan dalam Memerangi Tuberkulosis di Tengah Lonjakan Kasus 2025