• Sabtu, 18 April 2026

Bupati Pasuruan Rusdi Sutejo Pimpin Ikrar Damai, Masyarakat Tolak Hoaks dan Provokasi

Photo Author
Ghany Ulyasalim, Wartajatim.co.id
- Rabu, 3 September 2025 | 16:29 WIB
Bupati Rusdi Sutejo Pimpin Ikrar Pasuruan Damai, Tegaskan Tolak Hoaks dan Kerusakan Publik (Foto: pasuruankab.go.id)
Bupati Rusdi Sutejo Pimpin Ikrar Pasuruan Damai, Tegaskan Tolak Hoaks dan Kerusakan Publik (Foto: pasuruankab.go.id)

WartaJatim.CO.ID - Kabupaten Pasuruan menggelar Ikrar Pasuruan Damai di Mapolres Pasuruan pada Selasa (2/9/2025) sore sebagai bentuk penolakan masyarakat terhadap provokasi, adu domba, dan hoaks yang dapat merusak persatuan.

Acara ini juga menyoroti kecaman terhadap perusakan fasilitas publik dan aset negara, sekaligus menjadi simbol komitmen seluruh elemen masyarakat menjaga keamanan dan ketertiban.

Dikutip WartaJatim dari laman Pemerintah Kab Pasuruan, Bupati Pasuruan, Rusdi Sutejo, membacakan ikrar dan menekankan pentingnya kehati-hatian masyarakat terhadap informasi yang belum jelas kebenarannya.

Baca Juga: Bupati Lamongan Yuhronur Efendi Apresiasi Kinerja Dandim 0812 Letkol Ketut Wira Purbawan dan Sambut Letkol Inf Deni Suryo

"Isu yang berkembang harus dicermati. Masyarakat harus jeli ketika ada berita yang sifatnya disinformasi, maka jatuhnya bisa menjadi fitnah," ujar Bupati Rusdi.

Pantauan di lokasi menunjukkan bahwa ikrar tersebut diikuti oleh seluruh peserta Apel Kebangsaan dan Doa Bersama Lintas Sektoral, mulai dari Forpimda, alim ulama, tokoh agama, tokoh masyarakat, LSM, organisasi profesi, hingga komunitas pengemudi ojek online dan lainnya.

Bupati Rusdi menyatakan Pemerintah Daerah bersama seluruh elemen masyarakat sepakat menjaga Kabupaten Pasuruan dari isu-isu yang tidak bertanggung jawab.

Baca Juga: Curhat Kepala BPS soal Netizen yang Salah Tafsir Data: Literasi Statistik Jadi Kunci

Ia juga menyampaikan bahwa rencana aksi unjuk rasa yang akan digelar pada Rabu (3/9/2025) ditunda hingga waktu yang belum bisa ditentukan untuk mencegah kemungkinan aksi disusupi oknum yang ingin merusak persatuan bangsa.

"Alhamdulillah seluruh elemen masyarakat sepakat terkait penyampaian pendapat di muka umum, ditunda," tambah Bupati Rusdi.

Setelah pembacaan ikrar, acara dilanjutkan dengan doa bersama yang dipimpin oleh Ketua MUI Kabupaten Pasuruan, KH. Nurul Huda, dan ditutup dengan foto bersama sebagai simbol kebersamaan lintas elemen masyarakat.

Baca Juga: Resmi Dilantik Bahlil, Laode Sulaeman Ditugaskan Dorong Reformasi Migas dan Jaga Ketahanan Energi

Kapolres Pasuruan, AKBP Jazuli Dani Iriawan, menegaskan bahwa sinergi antara Polres, TNI, tokoh agama, ormas, dan masyarakat menjadi kunci terciptanya kondisi yang aman, tenteram, dan kondusif.

Menurut Kapolres, kepolisian melakukan patroli skala besar secara intensif dengan melibatkan semua unsur, untuk menjaga keamanan dan ketertiban di seluruh wilayah Kabupaten Pasuruan.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Novia Rizky Amelia

Sumber: pasuruankab.go.id

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X