Dari LDII Kabupaten Gresik, KH Abdul Mu’is mengungkapkan rasa syukur atas suasana aman yang memungkinkan masyarakat beraktivitas dengan tenang.
“Kerukunan dan kekompakan adalah simbol bahwa kita bisa menghadapi apa pun,” ujar perwakilan LDII.
Sementara itu, tokoh masyarakat KH Zakaria Al Ansori mengingatkan pentingnya menjadikan keberagaman sebagai kekuatan, bukan sumber perpecahan.
“Semoga doa yang kita panjatkan hari ini membawa kebaikan, menjadikan Indonesia sebagai negeri yang baldatun thayyibatun wa rabbun ghafūr,” tuturnya.
Melalui doa bersama ini, pemerintah daerah bersama ulama dan masyarakat Gresik meneguhkan komitmen untuk menjaga keamanan, kerukunan, serta kebersamaan demi terciptanya suasana harmonis di tengah keberagaman. (gha)
Artikel Terkait
Komitmen Bupati Gresik dan BAZNAS Tingkatkan Derajat Mustahik Jadi Muzakki Melalui Bantuan Pendidikan dan Ekonomi
Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani Bersama BPK Jawa Timur Lakukan Supervisi Inspektorat untuk Tingkatkan Akuntabilitas
Bupati Gresik Tegaskan Komitmen Penguatan SPIP untuk Tata Kelola Keuangan Daerah yang Akuntabel dan Transparan
Wakil Bupati Gresik Tegaskan Komitmen Hidupkan Koperasi Merah Putih di Setiap Desa untuk Perkuat Ekonomi Lokal
Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani Dorong Kualitas Pendidikan Anak Usia Dini di HUT IGTKI PGRI ke-75