Program Jumat naik transportasi umum ini disambut positif para sopir. Siti, pengemudi ojek online yang baru empat bulan bergabung, mengaku terbantu dengan adanya kebijakan tersebut.
Baca Juga: Said Abdullah Tegaskan DPR Nonaktif Tidak Pernah Ada, Lima Anggota Masih Terima Gaji
“Di tengah banyak turunnya orderan akhir-akhir ini karena semakin banyaknya yang jadi ojol, program ini sangat membantu kami, bisa untuk menambah pendapatan. Orderan makin banyak kalau tiap Jumat dirutinkan kegiatan ini,” ujarnya.
Dukungan serupa juga datang dari Ian, seorang sopir ojol lainnya. “Terima kasih Bu Ipuk karena memperhatikan kami. Semoga gerakan ini berlangsung rutin sehingga menambah orderan kami,” katanya.
Sebelumnya, Pemkab Banyuwangi juga telah menjalankan program angkutan sekolah gratis dengan melibatkan puluhan sopir angkot.
Baca Juga: Saat Jabatan Tak Lagi Jadi Jaminan, Indrawan Nugroho Ingatkan Job Aman Bukan Berarti Karier Mapan
Setiap hari para sopir menjemput dan mengantar pelajar dari titik tertentu menuju sekolah, sehingga memberi tambahan penghasilan tetap bagi mereka. (gha)
Artikel Terkait
Bupati Banyuwangi Ajukan Penambahan Armada Kapal Atasi Kemacetan Parah di Pelabuhan Ketapang Bersama Forkopimda
Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani Minta Jalur Gumitir Tidak Ditutup Total untuk Atasi Kemacetan Pelabuhan Ketapang
Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani Tingkatkan Jadwal Kereta dan Penerbangan Hadapi Penutupan Jalur Gumitir Selama Dua Bulan
Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani Dengarkan Aspirasi Warga Lewat Program Curhat Bu Ipuk di CFD Jalan A. Yani
Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani Tekankan Pentingnya Kesadaran Bersama Cegah Pelecehan Seksual di Kereta Api dan Transportasi Umum