• Sabtu, 18 April 2026

Kunjungan siswa MI Al Mansur ke Perpustakaan Bojonegoro penuh keceriaan, bagian dari gerakan membaca dan sinergi literasi sejak dini.

Photo Author
Ghany Ulyasalim, Wartajatim.co.id
- Jumat, 12 September 2025 | 17:42 WIB
Siswa MI Al Mansur Meriahkan Kunjungan Literasi ke Perpustakaan Daerah Bojonegoro (Foto: bojonegorokab.go.id)
Siswa MI Al Mansur Meriahkan Kunjungan Literasi ke Perpustakaan Daerah Bojonegoro (Foto: bojonegorokab.go.id)

WartaJatim.CO.ID - Keceriaan memenuhi ruang baca Perpustakaan Daerah Kabupaten Bojonegoro pada Kamis (11/9/2025) saat puluhan siswa MI Al Mansur melakukan kunjungan.

Agenda ini merupakan bagian dari gerakan “Saya Suka Membaca” yang diikuti oleh siswa kelas 1 serta kegiatan merangkum bacaan untuk siswa kelas 2.

Dikutip WartaJatim dari laman Pemerintah Kab Bojonegoro, Kepala MI Al Mansur, Diah Rahayu, menuturkan bahwa sekolah sudah menerapkan kebiasaan literasi setiap hari untuk seluruh siswa.

Baca Juga: Mahfud MD Ungkap Alasan Hukuman Mati Koruptor Belum Pernah Diterapkan di Indonesia

“Satu jam sebelum pembelajaran dimulai, anak-anak melakukan silent reading atau membaca mandiri. Khusus siswa kelas besar, mereka juga diminta merangkum buku bacaan. Awalnya memang sulit membiasakan anak-anak, tapi sekarang justru semakin antusias. Bahkan kami sering kewalahan karena stok buku cepat habis dibaca,” ujarnya.

Ia berharap, kunjungan ke perpustakaan daerah ini bisa mempererat kerja sama dengan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispusip) Bojonegoro.

Kolaborasi tersebut mencakup program kunjungan belajar secara berkelanjutan hingga peminjaman buku bacaan untuk siswa.

Baca Juga: AHY Minta Aksi Unjuk Rasa DPR Tidak Berujung Pengerusakan Fasilitas Umum

Pustakawan Dispusip Bojonegoro, Siti Hani’ah, menjelaskan bahwa perpustakaan memiliki dua fasilitas utama, yaitu ruang baca umum dan ruang baca anak.

Menurutnya, kunjungan sekolah tidak hanya diarahkan untuk membaca, tetapi juga disertai berbagai aktivitas lain seperti mewarnai, bermain edukatif, hingga tur mengenal fasilitas perpustakaan.

“Kalau kunjungan umum, anak-anak bisa membaca, meminjam, sekaligus bermain dengan permainan edukasi yang telah disediakan. Dulu kami harus aktif mengajukan ke sekolah agar mau berkunjung, sekarang justru sekolah-sekolah sendiri yang meminta untuk datang,” jelasnya.

Baca Juga: Eddy Soeparno Ajak Hindari Anarki, Tekankan Pentingnya Dialog dalam Menjaga Demokrasi

Antusiasme siswa terlihat jelas selama kunjungan berlangsung. Zulfa, siswi kelas 1, mengaku senang bisa kembali mendatangi perpustakaan daerah.

“Dulu saya pernah ke perpustakaan waktu masih TK, sekarang senang sekali bisa datang lagi bersama teman-teman,” katanya.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Novia Rizky Amelia

Sumber: bojonegorokab.go.id

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X