“Bahkan, bila memungkinkan akan kami Perda-kan juga. Terima kasih atas saran-sarannya dari teman disabilitas. Semoga Banyuwangi menjadi kota yang ramah untuk segala kelompok,” tambahnya.
Kepala Bappeda Banyuwangi, Suyanto Waspo Tondo, menjelaskan bahwa Rembuk Disabilitas 2025 fokus membahas lima isu pokok, yakni kesehatan, pekerjaan, sosial, pemberdayaan, dan aspek lain yang berkaitan dengan kehidupan difabel.
“Teman-teman ini mengupas lima bidang tersebut dari tiga sisi: persoalannya apa, faktanya seperti apa, dan harapannya seperti apa. InsyaAllah akan kami akomodir satu-persatu,” jelas Suyanto.
Hasil pembahasan dari rembuk tersebut akan dijadikan dasar penting dalam penyusunan program pembangunan ke depan, sehingga kebijakan yang dihasilkan lebih berpihak pada penyandang disabilitas. (gha)
Artikel Terkait
Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani Resmikan TMMD ke-125 sebagai Sinergi TNI dan Pemkab Percepat Pembangunan Infrastruktur Desa Seneporejo
Bupati Banyuwangi Ajukan Penambahan Armada Kapal Atasi Kemacetan Parah di Pelabuhan Ketapang Bersama Forkopimda
Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani Minta Jalur Gumitir Tidak Ditutup Total untuk Atasi Kemacetan Pelabuhan Ketapang
Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani Tingkatkan Jadwal Kereta dan Penerbangan Hadapi Penutupan Jalur Gumitir Selama Dua Bulan
Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani Gelar Tasyakuran Lintas Agama Jelang HUT ke-80 RI di Pendopo Sabha Swagata