• Sabtu, 18 April 2026

BPBD Bojonegoro Imbau Warga Tingkatkan Kewaspadaan Hadapi Cuaca Ekstrem Jawa Timur September 2025

Photo Author
Ghany Ulyasalim, Wartajatim.co.id
- Selasa, 16 September 2025 | 14:49 WIB
BMKG Prediksi Cuaca Ekstrem di Jawa Timur, BPBD Bojonegoro Tingkatkan Kewaspadaan (Foto: bojonegorokab.go.id)
BMKG Prediksi Cuaca Ekstrem di Jawa Timur, BPBD Bojonegoro Tingkatkan Kewaspadaan (Foto: bojonegorokab.go.id)

WartaJatim.CO.ID -Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bojonegoro mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan saat beraktivitas di luar ruangan menyusul potensi cuaca ekstrem yang diperkirakan terjadi di Jawa Timur pada 10 hingga 17 September 2025.

Peringatan ini disampaikan setelah Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Juanda merilis prakiraan cuaca yang berpotensi menimbulkan bencana hidrometeorologi di sejumlah wilayah.

Dikutip WartaJatim dari laman Pemerintah Kab Bojonegoro, Berdasarkan prediksi BMKG, cuaca ekstrem dapat memicu terjadinya hujan intensitas sedang hingga lebat, banjir akibat luapan sungai, banjir bandang yang disertai tanah longsor, angin kencang, puting beliung, hingga fenomena hujan es.

Baca Juga: Bulog Pastikan HET Beras SPHP Tak Naik, Tetap Rp12.500 Meski Harga Gabah Merangkak Naik

Kondisi tersebut dipengaruhi adanya gangguan gelombang atmosfer, di antaranya Madden-Julian Oscillation (MJO), gelombang Rossby, serta Low Frequency yang melintasi kawasan Jawa Timur pada periode tersebut.

Sekretaris BPBD Kabupaten Bojonegoro, Ginuk Karniati, menjelaskan bahwa imbauan dari BMKG tersebut telah diteruskan kepada pemerintah tingkat kecamatan, desa, hingga para relawan kebencanaan.

Pihaknya juga mengingatkan warga agar lebih berhati-hati dalam beraktivitas mengingat perubahan cuaca ekstrem biasanya datang secara mendadak.

Baca Juga: Bos Serikat Buruh Dukung Demo Damai, Sentil DPR RI soal Flexing di Tengah PHK Massal

"Seperti beberapa hari kemarin ada beberapa kejadian yang diakibatkan angin kencang, yaitu pohon tumbang di Desa Mojoranu Kecamatan Dander, rumah rusak akibat angin kencang di Desa Jatigede Kecamatan Sumberejo dan rumah roboh di Desa Jono Kecamatan Temayang. Info langsung masuk ke kami dan langsung kita tindak lanjuti dengan cepat,” ujarnya, Senin (15/9/2025).

BPBD Bojonegoro juga menyiagakan personel tambahan yang ditempatkan di lapangan serta memperkuat koordinasi dengan pemerintah kecamatan, perangkat desa, dan relawan kebencanaan.

Selain itu, sarana dan prasarana penanganan bencana turut dipersiapkan, termasuk kendaraan operasional dan perlengkapan pendukung agar dapat segera digunakan saat menerima laporan darurat.

Baca Juga: Mensos Gus Ipul: Presiden Siapkan Bantuan Lengkap untuk Korban Demo, dari Pendidikan hingga Perbaikan Rumah

"Jika terjadi situasi darurat kebencanaan, masyarakat dapat menghubungi perangkat desa terdekat atau Call Center Pusdalops BPBD Bojonegoro melalui WA 0811-3356-444. Bisa disimpan mulai dari sekarang agar jika dibutuhkan dapat langsung melakukan penanganan segera," tambahnya. (gha)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Novia Rizky Amelia

Sumber: bojonegorokab.go.id

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X