WartaJatim.CO.ID - Olahraga lari kini semakin populer di masyarakat Bojonegoro, terutama di kalangan muda, seiring meningkatnya kesadaran akan pentingnya gaya hidup sehat.
Semakin tercukupinya fasilitas publik di Bojonegoro turut mendorong semangat warga untuk menjalani pola hidup sehat melalui aktivitas lari.
Dikutip WartaJatim dari laman Pemerintah Kab Bojonegoro, Para pecinta olahraga lari kemudian membentuk komunitas, salah satunya adalah Bojonegoro Running Home (BRH) yang didirikan oleh Tony Kenzy dan beberapa rekannya.
Baca Juga: Festival Band Pelajar Banyuwangi 2025 Hadirkan Bakat SD, SMP, dan SMA Sederajat
Awalnya, BRH memanfaatkan GOR Utama Bojonegoro di Desa Ngumpakdalem, Kecamatan Dander, sebagai lokasi berlari.
Namun, komunitas ini kemudian mencoba rute di luar GOR dengan mengelilingi desa-desa sekitar, sehingga memberikan pengalaman baru bagi para anggota.
BRH mengusung konsep unik, yakni berlari sembari mengeksplorasi desa, mulai dari kuliner, wisata, hingga keindahan alam yang dimiliki desa-desa tersebut.
Baca Juga: INSYA Bangkalan Rayakan Harlah ke-18 dengan Peluncuran Program Baru dan Jejaring Internasional
“Nama Bojonegoro Running Home sendiri tercetus karena berarti lari sambil berkeliling dari rumah ke rumah, desa ke desa. Nama itu spontan dan menjadi ciri khas komunitas ini,” katanya.
Sejak berdiri pada 5 Juni 2024, BRH hanya menjalankan jadwal lari di akhir pekan agar semua anggota dapat menyesuaikan waktu.
Tony menceritakan bahwa awalnya anggota hanya berjumlah 4-5 orang, namun seiring waktu terus bertambah hingga mencapai lebih dari 100 orang saat ini.
Baca Juga: Kafilah Bangkalan Dapat Dukungan Penuh Pemkab untuk Tampil Maksimal di MTQ ke-31 Jatim
Komunitas BRH terbuka untuk semua kalangan tanpa batasan usia atau kriteria khusus, sehingga siapa saja bisa bergabung dengan mudah.
Hingga kini, BRH telah mengeksplorasi 12 kecamatan dan 53 desa di Kabupaten Bojonegoro, menjadikan komunitas ini sebagai wadah olahraga sekaligus pengalaman wisata lokal.
Artikel Terkait
Ana Nurhayati Warga Bojonegoro Sukses Kembangkan Emping Gerut Tradisional hingga Tembus Pasar Nasional dengan Omzet Puluhan Juta Rupiah
Dukcapil Bojonegoro Ingatkan Masyarakat Waspadai Penipuan Aktivasi Identitas Kependudukan Digital yang Mengincar Data Pribadi
Pemkab Bojonegoro Siapkan 15 Alsintan Modern untuk Petani, dari Combine Harvester hingga Drone Sprayer dengan Sistem Pinjam Pakai Gratis
Kunjungan siswa MI Al Mansur ke Perpustakaan Bojonegoro penuh keceriaan, bagian dari gerakan membaca dan sinergi literasi sejak dini.
Pemkab Bojonegoro gelar Operasi Pasar Murah di 30 titik sepanjang 2025 untuk jaga stabilitas harga dan bantu daya beli warga.