• Sabtu, 18 April 2026

Pertumbuhan Ekonomi Banyuwangi Tembus 5,85 Persen, Lampaui Rata-Rata Jawa Timur dan Nasional Berkat Pariwisata dan UMKM

Photo Author
Ghany Ulyasalim, Wartajatim.co.id
- Kamis, 18 September 2025 | 15:11 WIB
Banyuwangi Jadi Daerah dengan Pertumbuhan Ekonomi Tertinggi, UMKM dan Ekspor Perikanan Menguat (Foto: banyuwangikab.go.id)
Banyuwangi Jadi Daerah dengan Pertumbuhan Ekonomi Tertinggi, UMKM dan Ekspor Perikanan Menguat (Foto: banyuwangikab.go.id)

WartaJatim.CO.ID - Pertumbuhan ekonomi Banyuwangi menunjukkan tren positif dengan capaian 5,85 persen pada triwulan II 2025 (year on year/yoy).

Angka tersebut jauh lebih tinggi dibandingkan rata-rata pertumbuhan ekonomi Jawa Timur sebesar 5,23 persen maupun tingkat nasional yang berada di angka 5,12 persen.

Dikutip WartaJatim dari laman Pemerintah Kab Banyuwangi, Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Banyuwangi, Hermanto, menyebut capaian ini tidak terlepas dari peningkatan Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Banyuwangi yang pada triwulan II 2025 tercatat mencapai Rp30,149 triliun.

Baca Juga: Wakil Bupati Bangkalan Tekankan Pentingnya Sinergi Pascasarjana UTM dan Pemda untuk Bangun SDM Unggul

“Pertumbuhan Kabupaten Banyuwangi ini lebih tinggi dibandingkan pertumbuhan Jawa Timur yaitu 5,23 persen serta lebih tinggi dibandingkan Nasional yaitu 5,12 persen,” kata Hermanto saat High Level Meeting (HLM) TPID, TP2ED, dan TP2DD di Aula Rempeg Jogopati, Selasa (16/9/2025).

Hermanto menambahkan, nilai PDRB tersebut meningkat signifikan dibandingkan periode yang sama tahun 2024 yang hanya mencapai Rp27,6 triliun.

Bahkan jika dibandingkan dengan triwulan I 2025, angka ini juga lebih tinggi karena sebelumnya hanya tercatat sebesar Rp27,4 triliun.

Baca Juga: Vanenburg Tantang Pemain Naturalisasi Garuda Muda U-23 Buktikan Kualitas di Kualifikasi Piala Asia 2026

Sementara itu, Kepala Bank Indonesia Kantor Jember, Gunawan, menjelaskan bahwa pertumbuhan ekonomi Banyuwangi dipengaruhi oleh meningkatnya aktivitas di sektor sekunder, khususnya pariwisata, UMKM, dan ekonomi kreatif.

“Antara lain meningkatnya produksi UMKM di tengah peningkatan kegiatan pariwisata dan ekonomi kreatif, terutama saat libur panjang,” ungkapnya.

Dari sisi pengeluaran, pertumbuhan ekonomi ini ditopang oleh meningkatnya konsumsi rumah tangga.

Baca Juga: Komnas HAM Kumpulkan Rekaman CCTV untuk Usut Kasus Kematian Affan Kurniawan

Peningkatan daya beli terjadi seiring bertambahnya pendapatan masyarakat, terutama yang bergerak di sektor sekunder. Nilai ekspor Banyuwangi juga mengalami kenaikan, terutama dari komoditas hasil laut.

Gunawan menegaskan Bank Indonesia akan terus memberikan dukungan bagi percepatan ekonomi Banyuwangi.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Novia Rizky Amelia

Sumber: banyuwangikab.go.id

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X