• Sabtu, 18 April 2026

Pemkab Banyuwangi dan Bulog Gelar Operasi Pasar Murah di Desa Gintangan untuk Stabilkan Harga Pangan Warga

Photo Author
Ghany Ulyasalim, Wartajatim.co.id
- Kamis, 18 September 2025 | 15:11 WIB
Operasi Pasar Murah di Banyuwangi Diserbu Warga, Harga Pangan Dijual Lebih Terjangkau (Foto: banyuwangikab.go.id)
Operasi Pasar Murah di Banyuwangi Diserbu Warga, Harga Pangan Dijual Lebih Terjangkau (Foto: banyuwangikab.go.id)

WartaJatim.CO.ID - Pemerintah Kabupaten Banyuwangi terus memperluas pelaksanaan operasi pasar murah sebagai upaya menjaga kestabilan harga bahan pangan pokok.

Program ini dirancang agar masyarakat di berbagai pelosok desa dapat memperoleh kebutuhan dengan harga yang lebih terjangkau.

Dikutip WartaJatim dari laman Pemerintah Kab Banyuwangi, Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani menegaskan bahwa kegiatan operasi pasar digelar secara rutin melalui kolaborasi dengan Bulog, Bank Indonesia (BI) Jember, dan para pelaku usaha lokal.

Baca Juga: Wakil Bupati Bangkalan Tekankan Pentingnya Sinergi Pascasarjana UTM dan Pemda untuk Bangun SDM Unggul

"Pemkab bekerjasama dengan Bulog, Bank Indonesia (BI) Jember, dan pelaku usaha di Banyuwangi rutin menggelar operasi pasar. Hal ini agar menjaga harga bahan-bahan pokok di masyarakat. Lokasinya kita gilir di tiap kecamatan atau desa," kata Bupati Ipuk.

Salah satu pelaksanaan operasi pasar terbaru berlangsung di Desa Gintangan, Kecamatan Blimbingsari, Banyuwangi, pada 15 hingga 17 September 2025.

Kegiatan yang dipusatkan di Balai Desa Gintangan tersebut disambut antusias warga yang berbondong-bondong datang membeli kebutuhan sehari-hari.

Baca Juga: Vanenburg Tantang Pemain Naturalisasi Garuda Muda U-23 Buktikan Kualitas di Kualifikasi Piala Asia 2026

Operasi pasar murah ini terselenggara berkat kerja sama Dinas Koperasi, Usaha Mikro, dan Perdagangan (Diskop UMP) Banyuwangi dengan Perum Bulog, BI Jember, serta pelaku usaha lain.

Kepala Diskop UMP Banyuwangi, Nanin Oktaviantie, menjelaskan bahwa kegiatan tersebut dilaksanakan sebagai langkah nyata untuk memastikan ketersediaan pangan tetap aman.

“Kami ingin harga tetap stabil,” ujarnya.

Baca Juga: Komnas HAM Kumpulkan Rekaman CCTV untuk Usut Kasus Kematian Affan Kurniawan

Menurut Nanin, pelaksanaan operasi pasar dilakukan dengan dua skema berbeda. Operasi pasar mandiri bekerja sama dengan Bulog digelar setiap hari, sementara operasi pasar gabungan bersama BI Jember dilaksanakan sebulan sekali dengan durasi tiga hingga empat hari.

Dalam kegiatan di Desa Gintangan, sejumlah bahan pokok disediakan dalam jumlah besar. Telur dijual dengan pasokan harian mencapai 450 kilogram selama tiga hari, sementara beras medium tersedia hingga tiga ton per hari dengan harga Rp67.500 per 5 kilogram.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Novia Rizky Amelia

Sumber: banyuwangikab.go.id

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X