Selain itu, beras premium dipasok sebanyak 500 kilogram selama tiga hari dengan harga Rp74.000 per 5 kilogram, serta beras SPHP sebanyak 990 kilogram per hari yang dijual Rp57.500 per 5 kilogram.
Baca Juga: Tanpa Tujuan Finansial yang Jelas, Sulit Keluar dari Masalah Keuangan: Simak Cara Mengaturnya
Tidak hanya itu, kebutuhan lain seperti minyak goreng sebanyak 272 liter, 45 dos mi instan, tepung 40 kilogram, gula pasir 80 kilogram, hingga gas elpiji 3 kilogram juga ikut dijual dengan harga lebih murah dibanding pasaran.
“Masyarakat bisa membeli kebutuhan dengan harga lebih terjangkau lewat operasi pasar yang kami gelar ini,” tambah Nanin. (gha)
Artikel Terkait
Pemkab Banyuwangi Dirikan Posko Gabungan dan Berikan Bantuan Makan Gratis untuk Atasi Kemacetan di Pelabuhan Ketapang
Pemkab Banyuwangi Tegaskan Tidak Ada Kenaikan Tarif PBB-P2, Multi Tarif Tetap Diterapkan di 2025
Pemkab Banyuwangi dan DPRD Tegaskan Tarif PBB‑P2 Tetap Tanpa Kenaikan, Membantah Hoaks Kenaikan Pajak Tahun 2026
Pemkab Banyuwangi Dorong Daya Saing UMKM Lewat Fasilitasi Foto Produk dan Kemasan Gratis di PLK
Pemkab Banyuwangi Gencarkan Belanja Online di Pasar Tradisional, UMKM, dan Warung Rakyat