“Kami ingin Banyuwangi menjadi contoh bagaimana zakat bisa bertransformasi menjadi kekuatan ekonomi umat, sekaligus menghadirkan layanan sosial kemanusiaan yang lebih mudah dijangkau,” tambahnya.
Baca Juga: Rendra Masdrajad DPRD Kota Malang Beberkan Strategi Optimalkan Dasabakti Unggulan Kota Malang
Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani menyampaikan apresiasi tinggi atas dukungan Baznas RI yang dinilainya mampu memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat.
“Ini adalah bukti nyata kolaborasi yang dapat mempercepat pengentasan kemiskinan dan mendorong ekonomi kerakyatan di Banyuwangi,” ucap Ipuk.
Ia menegaskan bahwa Pemkab Banyuwangi terus mendorong penguatan ekonomi arus bawah yang berbasis keumatan, mulai dari pengembangan UMKM agar naik kelas, penyediaan pelatihan, hingga membuka akses pasar yang lebih luas.
Menurut Ipuk, upaya tersebut berkorelasi erat dengan turunnya angka kemiskinan di Banyuwangi sekaligus meningkatnya pertumbuhan ekonomi daerah.
Peluncuran program ini turut dihadiri oleh jajaran pimpinan Baznas RI, Pimpinan Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan Saidah Sakwan, MA, Kepala Unit Usaha Syariah PT PNM Tunas Haryanto, Managing Director PT Sumber Trijaya Lestari - Aksesmu Viendra Primadia I, Ketua Baznas Kabupaten Banyuwangi Lukman Hakim, serta Forum Pimpinan Daerah. (gha)
Artikel Terkait
Banyuwangi Jadi Pilot Project Digitalisasi Bansos Nasional, Pendaftaran Dimulai di Kelurahan Lateng dan Desa Kemiren
Bupati Ipuk Fiestiandani Pimpin Gerakan Bersih Pantai Seranite Bersama Warga Banyuwangi
Bupati Banyuwangi Resmikan Pengangkatan 66 PPPK Tenaga Kesehatan dan Teknis Tahap II
Bupati Ipuk Sambangi Kafilah MTQ Banyuwangi di Jember, Berikan Semangat dan Dukungan Langsung
Trek Licin dan Tantangan Berat Warnai Banyuwangi Ijen Geopark Downhill 2025 untuk Rider Internasional