• Sabtu, 18 April 2026

Pemerintah Kabupaten Gresik Gelar Gerakan Pangan Murah, Sembako Ludes Diserbu Warga di Alun-Alun

Photo Author
Ghany Ulyasalim, Wartajatim.co.id
- Rabu, 24 September 2025 | 15:25 WIB
Gerakan Pangan Murah di Gresik Diserbu Warga, Sembako Ludes dalam Waktu Singkat (Foto: gresikkab.go.id)
Gerakan Pangan Murah di Gresik Diserbu Warga, Sembako Ludes dalam Waktu Singkat (Foto: gresikkab.go.id)

WartaJatim.CO.ID - Pemerintah Kabupaten Gresik kembali melaksanakan Gerakan Pangan Murah (GPM) yang digelar di Pendopo Alun-Alun Gresik.

Program ini menjadi bagian dari langkah pemerintah daerah untuk menjaga kestabilan harga bahan pokok sekaligus membantu masyarakat memperoleh kebutuhan dengan harga terjangkau. Antusiasme warga terlihat begitu tinggi karena berbagai bahan pangan cepat habis dibeli.

Dikutip WartaJatim dari laman Pemerintah Kab Gresik, Dalam pelaksanaan GPM kali ini, disediakan sejumlah kebutuhan pokok dengan harga lebih murah dibandingkan pasaran.

Baca Juga: Ekonom Senior Fuad Bawazier Ingatkan Penyelesaian 17+8 Tuntutan Rakyat Perlu Waktu dan Komitmen Politik

Di antaranya beras medium merek SPHP yang dijual Rp57.500 per 5 kilogram, gula pasir premium merek Gempi seharga Rp16.500 per kilogram, serta minyak goreng kemasan Minyakita seharga Rp15.000 per liter.

Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Gresik, Eko Anindito Putro, menegaskan bahwa ketersediaan pangan di wilayah Gresik masih sangat mencukupi dan aman bagi masyarakat.

“Untuk hari ini ada sembilan titik pelaksanaan, dan khusus di Pendopo kami siapkan delapan ton. Jika stok kurang, kami akan berkoordinasi dengan Bulog, dan insyaallah siap untuk dropping tambahan,” ujarnya.

Baca Juga: RUU Perampasan Aset Jadi Tuntutan Utama Demonstran, DPR–Prabowo Diminta Rampungkan dalam 1 Tahun

Lebih lanjut, Eko menambahkan bahwa harga beras SPHP di Gresik saat ini tetap stabil dan masih di bawah Harga Eceran Tertinggi (HET).

“Insyaallah harganya tetap di bawah HET. Antusiasme masyarakat sangat luar biasa. Tadi banyak yang membeli beras, gula, dan minyak. Ini sangat membantu stabilisasi harga dan juga mendukung para pelaku usaha untuk memasarkan produknya,” tuturnya.

Kegiatan GPM tersebut juga merupakan tindak lanjut dari instruksi Kementerian Pertanian. Melalui program ini, pemerintah daerah memastikan akan terus berkoordinasi dengan Bulog agar kebutuhan beras masyarakat dapat terpenuhi.

Baca Juga: Lahan Produktif Menyusut, Puguh DPRD Jatim Ingatkan Pentingnya Petani untuk Kedaulatan Pangan di Peringatan Hari Tani Nasional

“Sesuai arahan Bapak Menteri Pertanian, berapa pun kebutuhan masyarakat terhadap beras SPHP akan kami komunikasikan dengan Bulog. Insyaallah semuanya dapat terpenuhi,” tambahnya.

Warga Gresik yang hadir juga memberikan apresiasi terhadap program ini. Ervina, warga Kelurahan Bedilan, menilai GPM sangat membantu perekonomian di tengah kenaikan harga kebutuhan pokok.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Novia Rizky Amelia

Sumber: Gresik

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X