Ia menegaskan bahwa kebijakan tersebut berlaku untuk rumah hunian tipe kecil dengan luas maksimal 60 meter persegi.
Baca Juga: Inggris, Australia, Kanada, Portugal Akui Palestina: Dunia Guncang, Israel Murka
Bahkan, bagi rumah tipe 36 ke bawah, pemerintah daerah memberikan pembebasan retribusi sebagai bentuk dukungan kepada masyarakat.
Hasan juga menyampaikan bahwa pada tahun 2026, PRKP Bangkalan sudah menyiapkan desain gambar teknis yang dapat digunakan masyarakat untuk mempermudah proses perizinan.
Menurutnya, langkah ini merupakan salah satu terobosan pemerintah daerah untuk meringankan beban masyarakat sekaligus mendorong pencapaian target PAD.
Baca Juga: Presiden Prabowo Buka Suara Soal Kerusuhan Demo, Tegaskan Siap ‘Sikat’ Mafia dan Korupsi
Camat Burneh, Moh. Hosun, menyambut baik pelaksanaan sosialisasi ini dan berharap dapat menumbuhkan kesadaran masyarakat untuk membangun sesuai aturan tata ruang.
“Selama ini banyak masyarakat yang asal membangun. Dengan adanya PBG dan SLF, kami berharap bangunan bisa tertata sesuai rencana tata ruang. Sehingga sarana umum tidak terganggu dan setiap bangunan sesuai peruntukannya. Kecamatan Burneh siap mendukung program PRKP ini dan menjadi percontohan,” ungkapnya.
Acara ini berlangsung dengan interaktif dan penuh antusiasme masyarakat. Warga yang hadir aktif mengajukan pertanyaan seputar prosedur dan manfaat PBG-SLF, yang kemudian dijawab secara langsung oleh narasumber dari PRKP Bangkalan. (gha)
Artikel Terkait
Bantuan Darurat Pemkab Bangkalan Hadir Ringankan Beban Korban Kebakaran di Desa Banyoneng Laok
Gerakan Pangan Murah di Bangkalan Disambut Warga, Menteri Pertanian Tekankan Distribusi Beras SPHP untuk Stabilitas Harga
Bupati Bangkalan Lukman Hakim Serahkan Bantuan Rp1,5 Juta untuk 575 Keluarga Penerima Manfaat di Enam Kecamatan
Bupati Bangkalan Lukman Hakim Ajak Petani, Nelayan, dan Peternak Ikut Program Jaminan Sosial Tenaga Kerja untuk Perlindungan Pekerja Rentan
Bupati Bangkalan Gandeng Pelindo dan TNI Tanam 147 Ribu Mangrove di Pesisir Klampis untuk Jaga Ekosistem