• Sabtu, 18 April 2026

Warga Gresik Ramai-Ramai Sampaikan Keluhan Lowongan Kerja di Kawasan KEK JIIPE ke Bupati

Photo Author
Ghany Ulyasalim, Wartajatim.co.id
- Selasa, 30 September 2025 | 09:50 WIB
Bupati Fandi Akhmad Yani Tegaskan Prioritas Kerja Warga Gresik di Kawasan JIIPE (Foto: gresikkab.go.id)
Bupati Fandi Akhmad Yani Tegaskan Prioritas Kerja Warga Gresik di Kawasan JIIPE (Foto: gresikkab.go.id)

WartaJatim.CO.ID - Ratusan warga Gresik memadati halaman Kantor Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik pada Senin (29/9/2025) untuk menyampaikan keluhan terkait terbatasnya kesempatan kerja di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Java Integrated Industrial and Port Estate (JIIPE).

Dikutip WartaJatim dari laman Pemerintah Kab Gresik, Seorang warga dari Kecamatan Manyar, Sutrisno, menjadi yang pertama mengangkat tangan dan menyampaikan aspirasinya langsung kepada Bupati Gresik, Fandi Akhmad Yani.

"Pak Bupati, kami sering dengar ada banyak pabrik baru berdiri di JIIPE. Tapi kenyataannya, banyak warga Gresik yang masih belum bekerja. Apakah benar kami diprioritaskan?," tanyanya dengan nada penuh harap.

Baca Juga: Pemkot Surabaya Ubah Bekas Kolam Renang Eks THR Jadi Lapangan Mini Soccer dan Padel untuk Dongkrak PAD Kota

Menanggapi keluhan tersebut, Bupati Fandi Akhmad Yani atau Gus Yani menegaskan bahwa Pemkab Gresik terus bekerja maksimal agar warga asli daerah mendapat prioritas kesempatan kerja di JIIPE.

Proses rekrutmen dilakukan melalui kerja sama dengan pemerintah desa dan sistem online Gresik Kerja yang terhubung langsung dengan Dinas Tenaga Kerja (Disnaker).

Semua informasi lowongan kerja di perusahaan-perusahaan JIIPE dapat diakses oleh masyarakat melalui sistem tersebut.

Baca Juga: Pemkot Surabaya Gandeng Wahana Visi Indonesia Tanam 1.000 Mangrove dan Bersihkan Sampah Pesisir Wonorejo

Namun, warga lain, Nurhayati, menyampaikan keluhan mengenai kesulitan mengakses sistem online tersebut.

"Kalau online, banyak dari kami yang kesulitan. Kadang malah merasa dipersulit. Kami sudah melamar, tapi belum juga dipanggil," jelasnya.

Mendengar hal tersebut, Gus Yani menegaskan bahwa pemerintah daerah tidak pernah mempersulit proses pendaftaran pekerjaan.

Baca Juga: TIMES Indonesia Fun Run 2025 di Kota Malang Libatkan Difabel, Wali Kota Wahyu Hidayat Apresiasi Event Inklusif

"Kalau ada yang bilang sulit, mari kita lihat dulu kompetensinya. Perusahaan pasti mencari tenaga kerja sesuai keahlian yang dibutuhkan. Jadi ini bukan semata-mata salah JIIPE atau pemerintah," jawabnya.

Bupati juga menyebutkan bahwa mayoritas rekrutmen di JIIPE memang sudah memprioritaskan warga Gresik.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Novia Rizky Amelia

Sumber: Gresik

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X