Namun, bagi mereka yang belum diterima, ada dua kemungkinan, yaitu belum mendapat giliran atau keahlian pelamar belum sesuai kualifikasi yang dibutuhkan perusahaan.
Baca Juga: KBRI Dhaka Siapkan Rencana Kontinjensi untuk Lindungi WNI di Nepal
Sebagai langkah konkret, pemerintah daerah melalui Disnaker Gresik akan memfasilitasi pertemuan antara pihak konstruksi, manajemen JIIPE, dan perwakilan warga pada Rabu (1/10/2025).
Pertemuan ini diharapkan dapat mencari solusi sehingga warga yang belum mendapat pekerjaan bisa segera terserap.
"Intinya, kami tidak tinggal diam. Kami ingin memastikan bahwa warga Gresik benar-benar mendapat prioritas," pungkas Gus Yani, yang disambut tepuk tangan warga. (gha)
Artikel Terkait
Pemerintah Kabupaten Gresik Gelar Gerakan Pangan Murah, Sembako Ludes Diserbu Warga di Alun-Alun
Pemkab Gresik Gelar Festival Literasi Out of The Book Bersama PT Mizan untuk Tingkatkan Minat Baca Masyarakat
Bupati Gresik Gus Yani Dorong Pramuka Jadi Garda Depan Pembentukan Karakter Generasi Muda di Era Digital
Wabup Gresik Asluchul Alif Buka Workshop Analisis Kematian Ibu dan Bayi untuk Tekan AKI dan AKB
Wabup Asluchul Alif Tegaskan Relokasi Kabel Udara ke Bawah Tanah untuk Tata Kota Modern dan Aman di Gresik